TANJUNG SELOR — Penutupan rangkaian Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kawasan Tebu Kayan, Minggu (16/11/25), berlangsung meriah dengan diluncurkannya Gerakan Bulungan Berbahasa Isyarat atau GERBANG BISA.

Program inovatif ini menjadi sorotan karena menandai langkah baru Kabupaten Bulungan dalam mewujudkan layanan publik yang inklusif bagi penyandang disabilitas, khususnya tunarungu.

Inisiatif yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan bersama Yayasan Faqih Hasan Center ini bertujuan memperkuat kemampuan berbahasa isyarat di sekolah, instansi pemerintah, hingga ruang-ruang pelayanan publik.

Melalui GERBANG BISA, pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada lagi hambatan komunikasi antara tenaga layanan dan masyarakat penyandang disabilitas.

Bupati Bulungan, Syarwani, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Bulungan sebagai wilayah yang lebih ramah disabilitas.

“Gerakan membangun Bulungan berbahasa isyarat adalah bagian dari upaya memastikan tidak ada diskriminasi terhadap penyelenggaraan pendidikan. Semua anak dengan kebutuhan khusus harus mendapat kesempatan yang sama,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Disdikbud Bulungan, Drs. Suparmin, menjelaskan bahwa GERBANG BISA bukan sekadar program simbolis, melainkan gerakan nyata yang akan menyentuh satuan pendidikan dan layanan publik secara langsung.

“Kita ingin guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik mengenal bahasa isyarat dasar. Ini penting untuk memberikan ruang aman dan ramah bagi anak-anak dan masyarakat tunarungu,” terangnya.

Peluncuran GERBANG BISA semakin hidup dengan sesi pengenalan bahasa isyarat dasar yang dipandu tutor dari Yayasan Faqih Hasan Center. Bupati Bulungan dan para peserta tampak antusias mempraktikkan kosakata sapaan hingga ekspresi sehari-harisebuah momen yang disambut hangat oleh masyarakat yang hadir.

Ke depan, program ini akan diperkuat dengan pelatihan instruktur, penerapan di sekolah percontohan, serta kolaborasi bersama komunitas disabilitas. Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap, melalui GERBANG BISA, kualitas pelayanan publik semakin meningkat dan lebih inklusif, sekaligus membuka ruang komunikasi setara bagi seluruh warga tanpa kecuali.

GERBANG BISA menjadi langkah awal menuju Bulungan yang lebih ramah, terbuka, dan setara bagi semua. (Adv/Lia)