TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, secara resmi meluncurkan Gerakan Membangun Bulungan Berbahasa Isyarat (Gerbang Bisa).
Program yang digagas bersama Yayasan Faqih Hasan Centre dan Disdikbud Bulungan ini diharapkan menjadi langkah besar dalam memperluas inklusivitas bagi penyandang disabilitas rungu.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Gerbang Bisa tidak boleh berhenti pada satu sektor saja. Ia ingin gerakan ini diterapkan secara menyeluruh, mulai dari sekolah, fasilitas umum, hingga pelayanan kesehatan.
“Kita harap gerakan berbahasa isyarat ini tidak hanya dilakukan di satu lingkup saja, namun bisa masuk ke sekolah-sekolah dan fasilitas umum,” ujar Syarwani.
Bupati juga memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Yayasan Faqih Hasan Centre dan Disdikbud Bulungan yang telah menjadi motor penggerak dalam peningkatan kemampuan masyarakat untuk berkomunikasi dengan penyandang disabilitas rungu.
Ia menekankan bahwa kemampuan dasar bahasa isyarat merupakan pintu awal menuju pelayanan publik yang lebih ramah dan lingkungan sosial yang semakin inklusif.
“Dengan kemampuan bahasa isyarat dasar, kita membuka ruang interaksi lebih luas, pelayanan publik lebih ramah, serta lingkungan sosial yang menerima dan memanusiakan seluruh warganya tanpa terkecuali,” tegasnya.
Gerbang Bisa diharapkan menjadi langkah nyata Bulungan dalam membangun kabupaten yang lebih inklusif, setara, dan peduli terhadap seluruh lapisan masyarakat. (Adv/Lia)

