BERAU – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMP/MTs Kabupaten Berau resmi dibuka pada Senin, 20 April 2026 di Gedung SKB Kabupaten Berau. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang seni dan sastra, sekaligus memperkuat proses pembelajaran di luar kelas.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau melalui Kasi Kurikulum dan Kesiswaan, Lukman Asamarqandi, menyampaikan bahwa FLS3N diharapkan mampu mengidentifikasi potensi siswa, khususnya dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
“Kami berharap melalui FLS3N ini kita dapat mengetahui minat dan bakat murid, khususnya dalam kegiatan ekstrakurikuler. Karena di sekolah tidak hanya ada kegiatan intrakurikuler, tetapi juga kokurikuler dan ekstrakurikuler. Dari sini kita bisa melihat potensi anak-anak, terutama di bidang seni,” ujarnya pada It-news.id Senin (20/04/2026).
Pelaksanaan FLS3N berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 April 2026. Tahun ini terdapat tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, dengan empat cabang dilaksanakan secara langsung (luring) dan tiga cabang lainnya secara daring melalui sistem post-presentasi.
Cabang lomba yang diikuti peserta meliputi tari kreasi, paduan suara, menyanyi solo, kreativitas musik tradisional, ilustrasi, menulis cerita, serta ansambel campuran tiga alat musik. Berdasarkan data panitia, total peserta mencapai 119 siswa dari 49 sekolah, meskipun beberapa sekolah mengikuti lebih dari satu cabang lomba.
Adapun rincian partisipasi di antaranya lomba tari kreasi diikuti 11 sekolah dengan total 55 siswa, paduan suara 8 sekolah dengan 16 siswa, menyanyi solo 13 siswa, kreativitas musik tradisional 4 sekolah dengan 20 siswa, ilustrasi diikuti 8 sekolah, menulis cerita 4 sekolah, serta ansambel campuran tiga alat musik diikuti 1 sekolah dengan 3 siswa.
Salah satu peserta lomba menyanyi solo, Colina Sanny Br Nainggolan, siswi kelas VIII SMPN 1 Berau, mengaku telah mempersiapkan diri selama tiga minggu. Ia berlatih menghafal lirik, teknik pernapasan, penguasaan nada, hingga improvisasi.
Colina juga menyebut mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, seperti kelonggaran dalam mengikuti pelajaran, izin penggunaan ruangan, hingga fasilitas sound system untuk latihan.
“FLS3N ini memberi saya kesempatan untuk menyalurkan bakat dan hobi, sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum,” ungkapnya Senin (20/04/2026).
Melalui penyelenggaraan FLS3N ini, diharapkan dapat mendorong pengembangan bakat seni siswa di Kabupaten Berau serta menjadi ajang seleksi untuk melaju ke kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

