SAMBALIUNG – Menjelang Ramadan, aktivitas ziarah kubur biasanya meningkat. Namun, di TPU Muslimin Sambaliung, sebagian warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan bunga tabur karena minimnya penjual bunga di sekitar area pemakaman.
Salah satu warga yang diwawancarai pada Senin (16/2/2026) mengatakan, kurangnya penjual bunga membuat peziarah harus mencari ke berbagai tempat terlebih dahulu, bahkan terkadang harus meminta kepada orang lain agar bisa mendapatkan bunga dalam jumlah cukup.
“Kendalanya jadi susah cari bunga. Kadang harus keliling dulu, bahkan sampai minta ke orang supaya dapat bunga yang cukup banyak. Soalnya saya biasanya ziarah ke beberapa makam sekaligus,” jelasnya.
Menurut warga tersebut, kondisi ini hampir terjadi setiap hari, namun semakin terasa menjelang Ramadan karena banyak masyarakat yang berziarah sehingga kebutuhan bunga meningkat.
Ia menilai perlu adanya penambahan lapak penjual bunga di sekitar TPU Muslimin Sambaliung agar masyarakat lebih mudah memperoleh bunga tabur tanpa harus repot mencari jauh.
“Menurut saya perlu banget. Selain membantu peziarah, ini juga bisa jadi peluang usaha buat warga sekitar,” sambungnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan sederhana seperti bunga tabur masih menjadi persoalan bagi sebagian masyarakat saat hendak berziarah. Keberadaan penjual bunga di sekitar area pemakaman dinilai penting agar warga tidak perlu berkeliling mencari dan bisa berziarah dengan lebih nyaman. (atrf)

