TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi rakyat.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, saat memberikan arahan kepada Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kamis (13/11/2025) di Tanjung Selor.

Dalam arahannya, Wabup Kilat menekankan bahwa Pemkab Bulungan secara konsisten terus menghadirkan berbagai program nyata bagi koperasi dan pelaku UMKM, mulai dari pelatihan, pendampingan usaha, hingga kemudahan akses permodalan.

“Komitmen kami jelas, yaitu menjadikan koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat yang produktif dan berkelanjutan. Koperasi ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” ujar Kilat.

Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat, terutama di tingkat desa dan kelurahan. Melalui koperasi, masyarakat dapat memperluas peluang usaha di berbagai sektor, seperti pertanian, perdagangan, hingga industri rumahan, yang semuanya berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

“Koperasi merupakan bagian penting dari perekonomian nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945. Di Bulungan, koperasi memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Wabup Kilat juga menegaskan pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional, transparan, dan modern, agar mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompetitif.

“Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mewujudkan koperasi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh pengurus koperasi dan pelaku UMKM untuk memanfaatkan setiap peluang yang disediakan pemerintah daerah, termasuk berbagai program pelatihan dan akses pendanaan yang telah disiapkan.

“Pemerintah daerah siap mendukung agar koperasi dan UMKM di Bulungan tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru yang membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata langkah Pemkab Bulungan dalam membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat menuju Bulungan yang berdaulat dan unggul. (Adv/Lia)