TANJUNG REDEB – Upaya menjadikan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai pusat layanan dasar masyarakat di tingkat kampung terus dipacu. Tim Penggerak PKK Kabupaten Berau mengambil peran lebih aktif dalam mendorong penataan kelembagaan, peningkatan kualitas kader, hingga penguatan sinergi lintas sektor.

Ketua TP PKK Berau sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu, Sri Aslinda Gamalis, menilai keberhasilan transformasi Posyandu sangat bergantung pada keterlibatan langsung kader di lapangan. Menurutnya, jaringan PKK yang menyentuh hingga tingkat keluarga menjadikan organisasi tersebut memiliki posisi strategis dalam menggerakkan layanan Posyandu.

Ia menyebut, keberadaan kader PKK selama ini menjadi garda terdepan dalam menjangkau ibu dan anak, sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan dan sosial yang tersedia.

Seiring perubahan kebijakan nasional, Posyandu kini tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak. Layanan Posyandu diarahkan mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang meliputi sektor kesehatan, pendidikan, sosial, hingga ketenteraman masyarakat.

Perluasan fungsi tersebut, lanjut Sri Aslinda, menuntut kesiapan kader agar memiliki pengetahuan lintas sektor serta kemampuan koordinasi yang lebih kuat dengan pemerintah kampung dan instansi terkait. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kader menjadi prioritas utama dalam program pembinaan PKK.

Selain penguatan sumber daya manusia, penataan regulasi di tingkat kampung dan kelurahan juga terus didorong. Hingga kini, sebagian besar wilayah di Berau telah memiliki Surat Keputusan Tim Pembina dan kepengurusan Posyandu sebagai dasar penguatan kelembagaan.

Ia menilai, kemajuan signifikan terlihat di Kecamatan Segah. Dari 14 kampung yang ada, hampir seluruhnya telah menuntaskan pembentukan kepengurusan Posyandu dengan dukungan aktif kader PKK.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi contoh penting bahwa kolaborasi antara PKK, pemerintah kampung, dan masyarakat mampu mempercepat transformasi layanan Posyandu.

Ke depan, PKK Berau berkomitmen terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat, terutama dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup keluarga. Dengan peran aktif kader, Posyandu diharapkan semakin berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kampung.(*)