BERAU, IT-NEWS.ID – Camat Gunung Tabur, Lutfi Hidayat, mendorong agar masyarakat lokal dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di PT National Energy Solutions (NES) yang beroperasi di Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau.
Dorongan tersebut disampaikan Lutfi seiring belum diterimanya informasi secara rinci oleh pemerintah kecamatan mengenai perkembangan maupun mekanisme rekrutmen tenaga kerja yang dilakukan perusahaan yang bergerak di bidang hulu minyak dan gas bumi tersebut.
“Sejauh ini laporan update terhadap perkembangan rekrutmen, kita belum menerima perkembangannya seperti apa. Permasalahan di lapangan juga kita belum tahu persis seperti apa mekanisme rekrutmennya,” ujar Lutfi, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, perusahaan perlu menyampaikan informasi kepada pemerintah terkait kebutuhan tenaga kerja, perkembangan perekrutan, maupun alasan apabila terdapat tenaga kerja lokal yang belum dapat diakomodasi karena keterbatasan keterampilan.
Hal tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya kecemburuan masyarakat lokal terhadap tenaga kerja dari luar daerah. Terlebih, sejumlah pekerjaan di sektor hulu migas membutuhkan keterampilan khusus yang belum tentu dimiliki masyarakat sekitar.
Lutfi mencontohkan kebutuhan tenaga kerja seperti operator alat berat maupun tenaga las. Menurutnya, apabila masyarakat lokal belum memiliki kompetensi yang dibutuhkan, peluang kerja dapat diisi tenaga kerja dari luar daerah karena keterampilan yang diperlukan belum tersedia.
Karena itu, ia mendorong perusahaan tidak hanya membuka kesempatan kerja, tetapi juga ikut mempersiapkan kapasitas masyarakat lokal melalui pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, seperti melalui Balai Latihan Kerja (BLK) maupun pelatihan basic operator.
“Kalau memang mau membutuhkan masyarakat lokal, masyarakatnya disiapkan melalui BLK, melalui basic operator. Setelah mereka punya keahlian dan kecakapan, mereka inilah yang bakal dipertimbangkan untuk direkrut,” katanya.
Lutfi menegaskan, pemerintah kecamatan tetap mendorong agar masyarakat lokal mendapat kesempatan bekerja di perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Namun, peluang tersebut perlu dibarengi dengan kesiapan kompetensi sesuai kebutuhan tenaga kerja perusahaan.
“Jadi tanggung jawab perusahaan itu mestinya punya program pengembangan kapasitas masyarakat terhadap kebutuhan tenaga kerja perusahaan. Misalnya tukang las atau apa, dilatih masyarakat kita. Begitu sudah siap, punya kemampuan, bisa dipertimbangkan,” pungkasnya.

