Samarinda — Pengurus Besar Gerakan Putra Asli Kalimantan (Gepak) Kuning Provinsi Kalimantan Timur mengimbau seluruh anggota dan relasi untuk tidak berpartisipasi dalam rencana aksi yang akan dilakukan di Kantor Gubernur Kalimantan Timur.
Sekretaris Umum Pengurus Besar Gepak Kuning Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Muhammad Lutfi, menyampaikan imbauan tersebut melalui pernyataan resmi yang disampaikan kepada jajaran organisasi. Ia menegaskan bahwa arahan tersebut merupakan tindak lanjut dari petunjuk Ketua Umum Gepak Kalimantan Timur.
“Atas arahan dan petunjuk dari Ketua Umum Gerakan Putra Asli Kalimantan Provinsi Kalimantan Timur, saya menghimbau dan menginstruksikan seluruh anggota, jajaran, dan relasi di manapun berada untuk tidak berpartisipasi dalam kegiatan aksi yang akan dilakukan di kantor gubernur Provinsi Kalimantan Timur,” kata Lutfi dalam keterangannya.
Menurut Lutfi, hingga saat ini Gepak Kalimantan Timur tetap berkomitmen mendukung serta mengawal kebijakan pemerintah daerah. Organisasi tersebut juga menilai pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Timur.
Ia menyebutkan bahwa sikap tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas daerah serta mendukung pembangunan dan peningkatan peradaban di Kalimantan Timur.
“Kami senantiasa mendukung dan mengawal kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menjaga stabilitas, keamanan, dan ketertiban,” ujarnya.
Imbauan ini disampaikan menjelang rencana aksi yang disebut akan berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai pihak penyelenggara maupun agenda aksi tersebut.(*)

