TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan secara resmi memulai Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) pada Kamis, 16 April 2026. Gerakan yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto ini diawali dengan aksi kerja bakti massal di kawasan Pasar Induk, Jalan Sengkawit.
Bupati Bulungan, Syarwani, turun langsung memimpin kegiatan tersebut. Bersama para kepala dinas dan petugas kebersihan, Bupati menyisir berbagai sudut pasar untuk membersihkan selokan, memotong rumput liar, hingga merapikan tumpukan sampah.
Bupati Syarwani menegaskan bahwa Gerakan ASRI bukan hanya sekadar instruksi pusat, melainkan langkah nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik di Bulungan.
“Hari ini kita mulai secara serentak di seluruh perangkat daerah, kecamatan, hingga kelurahan. Harapan saya, ini bukan hanya dilakukan tanggal 16 April saja, tapi menjadi agenda rutin bulanan di lingkungan masing-masing,” ujar Syarwani.
Ke depan, aksi bersih-bersih ini tidak hanya terpusat di pasar, tetapi akan meluas ke tempat publik lainnya seperti, Pelabuhan Kayan II, Kawasan Puja Sera dan Rumah Sakit.
Bupati juga mengimbau kepala sekolah SD dan SMP untuk menjadwalkan kegiatan serupa guna membangun karakter anak-anak agar mencintai kebersihan sejak dini.
Selain itu, para Kepala Desa diminta menggerakkan warga dan Karang Taruna untuk kerja bakti di tingkat RT.
Kemudian Pemkab Bulungan menargetkan sistem pengelolaan yang lebih modern. Bupati berharap sampah yang dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkurang hingga hanya tersisa 20%, sementara sisanya dikelola atau didaur ulang.
“Kita sudah membangun tempat pemilahan sampah terpadu di TPA. Targetnya, pada Agustus atau September mendatang sudah bisa beroperasi penuh. Sampah plastik akan dipilah agar bisa didaur ulang dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut ia meminta para pedagang di Pasar Induk untuk bersama-sama menjalankan aksi ASRI guna menjaga kebersihan lingkungan pasar Induk.
“Minimal luangkan waktu satu jam untuk membersihkan lapak masing-masing. Gunakan kantong plastik untuk mengumpulkan sampah agar memudahkan petugas kebersihan mengangkutnya. Lingkungan yang bersih tentu membuat pembeli lebih nyaman.” Tutup Syarwani. (ADV/Lia)

