TANJUNG SELOR – Penantian panjang masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Hilir dan Tanjung Palas Tengah untuk menikmati jalan mulus mulai terbayar. Pada tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan sukses melakukan peningkatan infrastruktur di jalan poros Salimbatu hingga Teras Baru.

Aspal hitam yang mulus kini menggantikan jalan rusak yang selama ini kerap dikeluhkan warga. Meski sebagian besar jalur sudah nyaman dilalui, proyek ini ternyata belum tuntas sepenuhnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aspal mulus memang sudah membentang sepanjang jalur Salimbatu hingga Teras Baru. Namun, masih ada “celah” sepanjang 700 meter di ruas Teras Baru menuju Tanjung Palas yang belum tersentuh aspal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bulungan, Adriani, menjelaskan bahwa sisa jalan tersebut sebenarnya hanya tinggal tahap pengaspalan saja. Namun, karena keterbatasan penganggaran di tahun sebelumnya, pengerjaan sisa jalan ini harus tertunda.

“Jalan ini tinggal diaspal saja, sebenarnya tidak panjang, kurang lebih 700 meter. Kami targetkan paling lambat dikerjakan pada tahun 2027 mendatang,” ujar Adriani,Kamis (16/4).

Ia menambahkan bahwa alasan tidak dilanjutkannya pengerjaan di tahun ini adalah karena skema penganggaran sebelumnya yang belum mencakup seluruh panjang jalan. Pihaknya menghindari tumpang tindih anggaran agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Meski menargetkan tahun 2027, Adriani memberikan lampu hijau bahwa pengerjaan bisa saja dilakukan lebih cepat jika kondisi keuangan daerah memungkinkan.

Jika mendapatkan alokasi pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P), sisa 700 meter tersebut akan segera dikerjakan.

“Pengerjaan jalan ini membutuhkan Estimasi biaya Rp 3 Miliar untuk menuntaskan pengaspalan sisa jalan tersebut, peningkatan jalan ini memang juga menjadi prioritas pembangunan infrastruktur daerah,” sebutnya.

“Kalau memang keuangan daerah ‘manis’, di anggaran perubahan bisa kita kerjakan. Tapi kalau tidak, tahun 2027 pasti jadi salah satu prioritas utama karena tinggal sedikit lagi tuntas,” tambahnya.

Kini, warga hanya perlu bersabar sedikit lagi hingga jalur penghubung Salimbatu – Tanjung Palas benar-benar tersambung aspal secara utuh, demi kelancaran ekonomi dan mobilitas masyarakat Bulungan. (Lia)