BERAU – Pembukaan Adira Expo x Mak Dendang 2026 resmi digelar pada Kamis sore, 16 April 2026, di Tanjung Redeb. Meski sempat diguyur hujan lebat, rangkaian acara pembukaan tetap berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, pelaku usaha, komunitas seni, serta masyarakat.
Perwakilan EO Matasanggam, Morten, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang tetap bertahan mengikuti acara di tengah kondisi cuaca. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Berau yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan, Dr. Ir. H. Andi Marewangeng, serta para sponsor, pelaku UMKM, komunitas, dan insan media.
Dalam laporannya, Morten menjelaskan bahwa Adira Expo x Mak Dendang merupakan upaya kolaboratif untuk melestarikan seni budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Berau. Kegiatan ini menghadirkan puluhan tenant dari Adira dan mitra dealer, sekitar 30 pelaku UMKM, serta 20 pedagang kaki lima.
“Mak Dendang sendiri berasal dari bahasa Bajau yang berarti bernyanyi bersama. Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah berkumpul, berkreasi, serta mempererat silaturahmi masyarakat,” ujarnya Kamis (16/04/2026).
Selain menghadirkan hiburan, acara ini juga menjadi ruang ekspresi bagi pelaku seni lokal. Sejumlah komunitas dan band daerah turut tampil, seperti Metal Ceria, Semestaku, serta berbagai penampil lainnya. Tak hanya itu, pertunjukan seni budaya dari sanggar tari lokal hingga simulasi adat Bajau turut memeriahkan acara. Di puncak kegiatan, masyarakat juga akan dihibur oleh penampilan artis nasional, For Revenge.
Morten juga mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan, terutama terkait kondisi lokasi yang baru digunakan. Namun, ia berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda berkelanjutan ke depan.
Sementara itu, Bupati Berau yang diwakili oleh Andi Marewangeng dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Adira Expo x Mak Dendang menjadi ajang penting dalam mendorong kreativitas sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif daerah.
“Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif di Berau. Selain menghadirkan hiburan, kegiatan ini juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,” ujarnya.
Ia juga optimistis sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Berau memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu sektor unggulan daerah, seiring dengan meningkatnya kualitas pelaku usaha dan dukungan berbagai pihak.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap Mak Dendang dapat terus digelar secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak pelaku seni dari berbagai kalangan.
Acara kemudian secara resmi dibuka oleh perwakilan Bupati Berau, yang dilanjutkan dengan rangkaian penampilan seni dan hiburan bagi masyarakat. (fp/)

