TARAKAN – Seorang pria bernama Herman (46), warga Lingkas Ujung, Kota Tarakan, dilaporkan hilang saat mencari daun nipah di kawasan Hutan Rumah Adat Tidung, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kalimantan Utara.
Hingga Kamis (4/6), korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. Informasi hilangnya Herman telah dibenarkan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Tarakan, Dede Harian, mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk melakukan pencarian sejak menerima laporan dari keluarga korban.
“Benar, saat ini korban masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian di lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban,” ujarnya.
Berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Tarakan pada Rabu (3/6) pukul 16.20 WITA, korban diketahui pergi mencari daun nipah di kawasan Hutan Rumah Adat Tidung pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 15.00 WITA.
Namun hingga beberapa hari kemudian, korban tidak kunjung pulang ke rumah sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung menyusun rencana operasi pencarian. Pada hari kedua pencarian, Kamis pagi, tim melakukan briefing sebelum bergerak menuju lokasi kejadian untuk menyisir area yang telah ditentukan berdasarkan koordinat pencarian.
Dalam operasi ini, Basarnas Tarakan melibatkan keluarga korban serta masyarakat sekitar. Berbagai peralatan pendukung juga dikerahkan, di antaranya tiga unit motor trail, satu set perlengkapan medis, tiga unit alat komunikasi, dan satu unit drone untuk membantu pemantauan dari udara.
Dede menjelaskan bahwa kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau cerah berawan sehingga tidak menjadi kendala berarti bagi tim di lapangan. Hingga saat ini juga belum terdapat faktor penghambat yang dapat mengganggu proses pencarian.
“Pencarian terus dilakukan secara maksimal dengan menyisir area hutan dan lokasi yang diperkirakan dilalui korban saat mencari daun nipah. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” katanya.
Basarnas Tarakan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada petugas untuk membantu mempercepat proses pencarian.
“Saat ini Herman masih berstatus dalam pencarian dan tim SAR gabungan masih berada di lapangan untuk melakukan penyisiran di kawasan Hutan Rumah Adat Tidung, Tarakan Barat,” pungkas Dede. (Lia)

