BERAU — Ketua Umum organisasi FORDA MERAH PUTIH, Mikael Sengiang, menilai wacana pembentukan Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) di Kabupaten Berau sebaiknya dipertimbangkan kembali. Menurutnya, pemerintah daerah saat ini sudah memiliki Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang secara teknis memiliki tugas dan fungsi dalam menjalankan program pembangunan daerah.
Mikael mengatakan, di tengah kondisi efisiensi anggaran, pemerintah daerah perlu lebih bijak dalam menentukan prioritas penggunaan anggaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.
“Kalau melihat kondisi sekarang, saya pribadi menilai lebih baik TBUPP itu dipertimbangkan kembali atau bahkan tidak perlu dibentuk. Karena kita sudah punya OPD yang memang tugasnya menjalankan program pembangunan dan membantu kepala daerah,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Ia juga menyoroti dinamika yang terjadi pada Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Kalimantan Timur, yang belakangan ramai diberitakan karena sejumlah anggotanya mengundurkan diri. Menurut Mikael, kondisi tersebut bisa menjadi bahan evaluasi agar pemerintah daerah tidak membentuk tim tambahan yang justru berpotensi menimbulkan polemik baru.
“Kita bisa belajar dari kondisi TAGUPP di Kaltim. Jangan sampai nanti sudah dibentuk, memakai anggaran daerah, tetapi efektivitas dan manfaatnya justru dipertanyakan masyarakat,” katanya.
Mikael menegaskan, anggaran daerah saat ini sebaiknya lebih difokuskan pada kebutuhan masyarakat yang dianggap lebih mendesak, seperti pembangunan infrastruktur dasar, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Masih banyak kebutuhan masyarakat yang perlu diperhatikan. Jadi anggaran itu lebih baik diarahkan untuk program yang benar-benar langsung dirasakan masyarakat,” lanjutnya.
Meski demikian, Mikael mengaku tetap menghormati kewenangan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan. Namun ia berharap setiap keputusan tetap mempertimbangkan efektivitas, efisiensi, dan kondisi keuangan daerah saat ini.
“Pada prinsipnya kami hanya mengingatkan agar setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Berau,” tutupnya. (*/)

