BERAU, IT-NEWS.ID – Meresahkan warga, arena judi sabung ayam di Kecamatan Teluk Bayur dibongkar aparat Polsek Teluk Bayur pada Minggu (27/9/2026) lalu.
Menanggapi persoalan sabung ayam tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta aparat, khususnya Satpol PP Pemkab Berau, untuk lebih sering melakukan patroli dengan berkolaborasi bersama kepolisian dan TNI.
“Ya, sering-sering patroli lah Satpol PP Pemda, kolaborasi dengan kepolisian dan TNI,” ujar Sri Juniarsih.
Selain meminta peningkatan patroli, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar turut aktif memperhatikan kondisi di lingkungan sekitar. Jika menemukan aktivitas yang melanggar hukum maupun mengganggu ketenangan masyarakat, warga diminta segera melaporkannya agar dapat ditindaklanjuti.
“Masyarakat juga harus update dengan keadaan yang ada. Ketika melihat sesuatu yang melanggar hukum, mengganggu ketenangan masyarakat, mereka harus langsung lapor supaya bisa ditindaklanjuti,” katanya.
Adapun pembongkaran arena tersebut dilakukan pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 16.00 WITA di Jalan Ringroad RT 012, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Berau.
Kegiatan dipimpin Kapolsek Teluk Bayur AKP Budi Witikno bersama Kanit Reskrim Ipda Sarengat, S.H., dan sembilan personel.
Dalam kegiatan tersebut, petugas membongkar arena berukuran sekitar 10×20 meter yang dalam kondisi kosong. Arena tersebut kemudian dibakar di lokasi. Kegiatan juga diiringi dengan imbauan kamtibmas dan patroli rutin.
Setelah pembongkaran, Forkopimcam Teluk Bayur turut melakukan langkah lanjutan dengan memasang spanduk larangan di lokasi arena.
Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah (PPHD) Satpol PP Berau, Achmad Syahid, mengatakan pemasangan spanduk tersebut dilakukan karena aktivitas sabung ayam telah menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Kami dari Satpol PP tetap pada prinsipnya untuk ketenteraman dan ketertiban di masyarakat karena masyarakat sudah resah,” ungkapnya, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta mencegah aktivitas serupa kembali berlangsung di lokasi tersebut.

