BERAU, IT-NEWS.ID – Dana Pemerintah Pusat dan provinsi Belum cair membuat pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Berau menghadapi kendala.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengakui sejumlah proyek yang sudah dilelang tetapi belum mulai dikerjakan terpaksa ditunda, sembari menunggu kepastian dukungan anggaran.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, pemerintah daerah masih berupaya mendatangi kementerian terkait untuk mendapatkan dukungan anggaran. Namun, hingga saat ini, upaya tersebut masih harus melalui sejumlah tahapan.
“Kami masih berupaya ke kementerian yang terkait untuk dapat bisa kami terima. Karena memang ada jalur-jalur yang harus kami tempuh terkait dana dari pusat dan dana dari provinsi,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).
Di tengah belum adanya kepastian pencairan dana, Pemkab Berau mengambil langkah membatasi pelaksanaan proyek. Pekerjaan yang sudah berjalan tetap dilanjutkan, sedangkan proyek yang telah dilelang tetapi belum mulai dikerjakan ditunda.
“Untuk daerah Berau yang sudah telanjur bekerja, lelang langsung bekerja, kita akan tetap lanjutkan. Tapi kalau yang belum, yang sudah lelang, belum bekerja, kita pending dulu. Karena kami tidak mau berhutang,” jelasnya.
Keputusan tersebut membuat kelanjutan sejumlah pekerjaan bergantung pada ketersediaan anggaran. Sementara itu, belum ada kepastian dalam pernyataan tersebut mengenai kapan dana dari pemerintah pusat dan provinsi akan cair maupun berapa banyak proyek yang terdampak penundaan.
Pemkab Berau masih mengupayakan dukungan melalui kunjungan ke sejumlah kementerian. Sri Juniarsih menyebut, agenda tersebut akan berlanjut hingga akhir November, dengan menyasar beberapa kementerian yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Di antaranya Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian UMKM, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta sektor perhubungan, termasuk perhubungan udara.
“Kita mengetuk pintu ke kementerian lah. Di tengah efisiensi yang ada saat ini, kita berupaya supaya seluruh kabupaten tetap membangun,” ujarnya.
Ia menyebut, langkah tersebut juga dilakukan untuk mendukung arah pembangunan Berau yang tengah bertransisi menuju sektor pariwisata. Namun, upaya meminta dukungan ke pemerintah pusat masih menjadi salah satu jalan yang ditempuh daerah di tengah keterbatasan anggaran.
“Apalagi kita sedang bertransisi ke pariwisata. Mudah-mudahan segala upaya yang kami lakukan itu memberikan manfaat buat masyarakat,” pungkasnya.

