BERAU, IT-NEWS.ID – Kabupaten Berau disebut mendapat alokasi Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp10 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), berdasarkan pemberitaan Kompas.com, Rabu (28/10/2026).

Namun, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Masyhadi, menyebut nominal bantuan yang dialokasikan untuk Berau mencapai Rp15 miliar.

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi, Masyhadi membenarkan bahwa Berau mendapat Banpres.

“Ada Banpres,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (31/10/2026).

Namun, ketika ditanya mengenai nominal yang dialokasikan untuk Berau, Masyhadi menyebut angka berbeda dari informasi yang beredar.

“15m,” jawabnya.

Meski demikian, Masyhadi memastikan bantuan tersebut belum diterima BPBD Berau. Dana itu juga belum digunakan untuk penanganan karhutla.

Sebelumnya, Kompas.com memberitakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menerima Banpres senilai Rp20 miliar untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kaltim.

Dalam pemberitaan tersebut, dua kabupaten juga disebut mendapat alokasi bantuan, yakni Kutai Kartanegara (Kukar) sebesar Rp15 miliar dan Berau sebesar Rp10 miliar berbeda dengan keterangan Kepala Pelaksana BPBD Berau yang menyebutkan dana yang diperoleh sebesar 15M.

Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai mekanisme penyaluran, peruntukan, maupun waktu pencairan bantuan tersebut. Tim IT-NEWS.ID masih berupaya meminta penjelasan lebih lanjut kepada BPBD dan Sekretaris Daerah (Sekda) Berau.