BERAU, IT-NEWS.ID – Pemadaman listrik yang terjadi berulang kali dalam sepekan di Kabupaten Berau mengganggu aktivitas warga. Ika, pedagang minuman es di Talisayan, mengeluhkan es batu dagangannya mencair akibat pasokan listrik yang tidak menentu. Ia juga khawatir peralatan elektroniknya mengalami kerusakan.
“Berpengaruh dalam usaha es, Saya. Soalnya es batunya bisa mencair kalau tidak didinginkan. Saya juga tidak bisa membuat stok es batu. Selain itu, kan, merusak barang elektronik,” keluhnya, Senin (26/10/2026).
Tak hanya mengganggu usaha, pemadaman listrik juga membuat Ika dan keluarganya tidak nyaman, terlebih saat cuaca panas. Anak-anaknya yang masih balita turut kesulitan beristirahat ketika listrik padam pada jam tidur.
“Membuat saya kegerahan, apalagi di musim panas seperti ini. Gerah, dan anak-anak juga rewel kalau mati lampu di jam tidur,” ungkapnya.
Menanggapi persoalan pemadaman Listrik tersebut, Bupati Berau mengaku telah menegur pihak PLN dan meminta gangguan kelistrikan segera ditangani secara serius.
Ia mengatakan, berdasarkan konfirmasi yang dilakukannya kepada PLN, terdapat gangguan yang cukup serius. Bahkan, Bupati mengaku turut mengalami pemadaman listrik pada Senin pagi.
“Saya sudah tegur langsung, ini kenapa sih kalau bisa kayak gini. Saya sudah tekankan mereka untuk menyelesaikan persoalannya secara serius. Ini enggak bisa dimain-mainin,” tegasnya.
Bupati menilai pemadaman listrik yang berulang tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi merugikan masyarakat. Ia juga mengkhawatirkan dampak yang lebih serius, termasuk risiko kebakaran.
“Enggak usah kulkas atau segala macam rusak. Yang kita khawatirkan ini kebakaran atau apa segala macam,” ujarnya.
Ia pun meminta PLN segera menyelesaikan persoalan tersebut, terlebih pemadaman juga terjadi saat pelaksanaan Berau Expo yang membuat banyak warga meninggalkan rumah untuk menghadiri kegiatan.
“Saya sudah meminta mereka untuk bisa diselesaikan segera mungkin. Karena di hari Berau Expo ternyata harus mati lampu kayak gitu,” pungkasnya.

