SAMARINDA – Aparat kepolisian dari Polresta Samarinda kembali membubarkan aksi balap liar yang dilakukan sekelompok remaja di sejumlah titik wilayah Kota Samarinda. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sekitar 25 orang remaja beserta 19 kendaraan yang diduga digunakan untuk balap liar.
Petugas menerima informasi adanya aksi balap liar di kawasan Jalan Remaja. Mendapat laporan tersebut, tim langsung menuju lokasi dan melakukan pembubaran. Namun para pelaku berpindah-pindah tempat untuk menghindari petugas.
“Awalnya kami dapat informasi ada balap liar di Jalan Remaja. Kemudian kami lakukan pembubaran dan mereka sempat bubar,” ujar Pamapta Polresta Samarinda, IPDA Mat Bahri. Sabtu 16/5/2026.
Meski sempat dibubarkan, para remaja tersebut kembali berkumpul di kawasan Adik Kemanakim. Polisi kembali melakukan pembubaran, namun para pelaku kembali berpindah lokasi hingga akhirnya bersembunyi di kawasan Tarmiji.
“Setelah dibubarkan di Adik Kemanakim, mereka kembali lagi ke Remaja. Jadi putar-putar, akhirnya mereka bersembunyi di daerah Tarmiji dan di sana berhasil kami amankan,” lanjutnya.
Seluruh remaja yang diamankan kemudian dibawa ke Satlantas Polresta Samarinda untuk menjalani proses pendataan dan penindakan lebih lanjut.
IPDA Mat Bahri menjelaskan, kendaraan para pelaku diamankan petugas, sementara pelaku utama balap liar disebut berhasil melarikan diri.
“Untuk penggambudi balap liarnya lepas, namun kendaraan para pelaku kami amankan,” katanya.
Dari hasil pendataan, mayoritas remaja yang diamankan masih berstatus di bawah umur dengan kisaran usia 14 hingga 15 tahun.
Pihak kepolisian pun mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari.
“Rata-rata mereka izin kepada orang tua dengan alasan bermain ke rumah teman. Karena itu kami minta orang tua lebih mengawasi dan melarang anak keluar malam,” tegasnya.

