BERAU — Sebanyak 215 jemaah haji asal Kabupaten Berau dipastikan siap diberangkatkan menuju Tanah Suci pada musim haji 2026. Keberangkatan dijadwalkan dimulai pada 15 Mei 2026 dengan sistem penerbangan reguler.

Kasubag Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Berau, Hindun Nahdiani, menyampaikan bahwa seluruh persiapan jemaah hampir rampung, termasuk administrasi dan kesehatan.

“Untuk vaksinasi sudah semua, visa juga sudah terbit semua,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, jumlah jemaah semula tercatat 211 orang, tapi telah bertambah menjadi 215 orang dan tersebar dalam beberapa kelompok terbang (kloter).

“Di kloter 3 ada 2 orang, kloter 4 sebanyak 211 orang, kloter 16 satu orang, dan kloter 17 satu orang,” jelasnya.

Seluruh jemaah akan diberangkatkan melalui embarkasi Balikpapan dengan jadwal yang berbeda-beda sesuai kloter masing-masing. Masa tinggal jemaah di Tanah Suci diperkirakan sekitar 40 hari hingga 42 hari, dengan jadwal kepulangan pada 27 Juni 2026.

“Jemaah masuk asrama tanggal 15 Mei, dan berangkat juga di tanggal yang sama,” katanya.

Dari total jemaah, terdapat empat orang lanjut usia (lansia) yang akan ikut berangkat. Mereka berasal dari Kecamatan Sambaliung, Biduk-Biduk, serta dua orang dari Tanjung Redeb.

“Fasilitas khusus hanya satu kursi roda, tapi lansianya masih bisa berjalan, nanti akan dituntun,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa tidak ada petugas pendamping khusus untuk lansia, tetapi panitia akan berupaya memberikan pelayanan maksimal selama proses keberangkatan.

Untuk sistem bagasi, koper besar jemaah akan dikirim lebih dulu melalui jasa pos, sehingga jemaah tidak membawa banyak barang saat keberangkatan.

“Bagasi dikirim lewat pos, jadi tidak ada tambahan bagasi saat berangkat,” jelasnya.

Seluruh proses administrasi seperti pemeriksaan berkas, pembagian paspor, gelang identitas, hingga uang saku (living cost) akan dilakukan di embarkasi Balikpapan.

Sementara itu, pelepasan jemaah haji oleh Pemerintah Kabupaten Berau direncanakan tetap dilaksanakan, meski jadwal pastinya masih menunggu konfirmasi.

“Kalau tidak ada kesibukan, rencananya bupati yang akan melepas,” tambahnya.

Ia memastikan, seluruh jemaah telah mengikuti manasik haji yang dilaksanakan sebelum bulan Ramadan, sehingga diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lancar.

 

“Semua persiapan sudah hampir rampung,” pungkasnya. (atrf)