Tanjung Redeb – Aksi pencurian helm yang terjadi di area parkir Cafe Tansu Bangjo, Jalan Manggis, Tanjung Redeb, sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar luas kini telah menemui titik terang setelah pelaku berhasil diidentifikasi.

Pengelola Cafe Tansu Bangjo, Eka Miranda, menyampaikan bahwa pelaku telah ditemukan dan persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

“Iya, sudah ketemu. Tadi malam sudah kami selesaikan. Kami juga sudah meminta data diri lengkap serta membuat surat perjanjian. Jika mengulangi lagi, siap kami bawa ke jalur hukum,” ujarnya pada (27/02/2026).

Berdasarkan hasil penelusuran rekaman CCTV, aksi pencurian helm itu memang dilakukan oleh orang yang sama seperti yang terekam kamera. Disebutkan terdapat dua orang yang terlibat, yakni seorang laki-laki berusia 25 tahun dan seorang perempuan berusia 19 tahun. Setelah viral, helm yang dicuri akhirnya dikembalikan oleh orang tua pelaku karena yang bersangkutan masih berstatus pelajar.

“Kemarin anak sekolah yang mencuri. Karena viral juga, akhirnya bapaknya sendiri yang mengembalikan dan meminta maaf karena anaknya mencuri. Alasannya karena tidak punya helm, masih kelas 1 SMA,” jelas Eka.

Kemudian pada 26 Februari 2026 malam, pelaku laki-laki diketahui telah dibawa ke Cafe Tansu Bangjo guna dimintai keterangan dan diberikan sanksi. Identitas kedua pelaku juga telah dikantongi pihak pengelola sebagai langkah antisipasi apabila tindakan serupa kembali terjadi.

Pihak cafe juga mengimbau seluruh pengunjung agar meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan dan menyimpan barang-barang berharga, khususnya helm yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi.

“Mohon untuk lebih berhati-hati menyimpan barang, apalagi kalau merasa helm itu mahal. Karena kejahatan bukan hanya karena niat, tetapi juga karena adanya kesempatan,” tambahnya.

Diketahui, kasus kehilangan helm di area parkir cafe tersebut telah beberapa kali terjadi sepanjang tahun ini. Eka berharap, dengan viralnya rekaman video pencurian yang beredar di media sosial, dapat memberikan efek jera bagi pelaku serta menjadi peringatan bagi pihak lain agar tidak melakukan tindakan serupa.

“Semoga dengan viralnya video ini, tidak ada lagi pencurian yang terjadi di Tansu Bangjo,” tutupnya. (*F)