BERAU – Aksi brutal percobaan pencurian di Jalan Bujangga, RT 01, Kelurahan Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, berakhir tragis pada Selasa (28/4/2026) malam. Seorang pemilik rumah berinisial R menjadi korban penikaman sadis oleh pelaku yang bersembunyi di dalam kediamannya sekitar pukul 20.00 WITA.

Peristiwa berdarah ini bermula saat korban berniat beristirahat di tengah kondisi rumah yang gelap. Tanpa disadari, pelaku mengintai di balik pintu kamar yang menyusup masuk melalui jendela samping kamar yang terbuka dan menunggu saat yang tepat untuk menyerang.

“Pelaku sudah ada di dalam rumah, di belakang pintu kamar. Begitu korban mendekat, dia langsung menyerang dan menusuk beberapa kali,” ungkap kerabat korban

Serangan mendadak menggunakan senjata tajam tersebut mengarah bagian dada, lengan kiri, dan pinggang korban. Meski dalam kondisi bersimbah darah dan kesakitan, korban masih sempat menunjukkan aksi heroik dengan berteriak memperingatkan keluarganya agar tidak mendekat.

“Jangan masuk, aku ditikam ini,” teriak korban demi melindungi anak dan istrinya.

Mendengar teriakan pilu tersebut, istri korban justru nekat merangsek masuk dan memberikan perlawanan sengit hingga sempat memukul pelaku. Merasa terdesak, pelaku akhirnya melarikan diri melalui pintu depan dan menghilang di kegelapan gang sempit menuju arah Jalan Prapatan.

Warga yang mendengar kegaduhan segera berupaya melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil meloloskan diri. Berdasarkan keterangan istri korban, pelaku diduga membawa sepeda motor, namun kendaraan tersebut sudah tidak ditemukan saat penyisiran dilakukan.

Di lokasi pelarian, petugas menemukan barang bukti krusial berupa sarung badik yang diduga kuat milik pelaku. “Saya dengar tadi yang ditemukan itu sarung badik, kemungkinan milik pelaku,” Ujar kerabat korban..

Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka tusukan yang dideritanya. Sementara itu, jajaran Polres Berau telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, dan tengah melakukan pengejaran masif terhadap pelaku penyusupan berdarah ini.