BERAU – Seorang anak laki-laki di bawah umur berinisal AC dilaporkan sempat terlantar sebelum akhirnya diamankan oleh jajaran Polsek Tanjung Redeb. Bocah tersebut kini berada dalam pengawasan pihak lingkungan setempat setelah ditemukan tanpa pendampingan orang tua yang jelas.

Informasi mengenai keberadaan anak tersebut bermula dari laporan warga setempat yang menemukannya di lapangan. Setelah melalui koordinasi singkat, bocah malang itu kemudian di bawa ke Polsek Tanjung Redeb untuk mendapatkan perlindungan sementara sembari menunggu pihak keluarga menjemput.

Ketua RT 20, Jl. Poros Limunjan, Kec Sambaliung. Burhanuddin, membenarkan bahwa saat ini AC berada di kediamannya. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian lingkungan mengingat situasi yang dinilai darurat bagi keselamatan sang anak.

Burhanuddin menjelaskan bahwa proses pengamanan dan penyerahan anak tersebut baru saja terjadi pada hari ini. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat menyerahkan anak tersebut ke lingkungan RT agar sang anak mendapatkan suasana yang lebih nyaman.

“Baru saja tadi, sekitar siang hari anak ini diantar ke sini. Saya langsung terima karena memang butuh penanganan segera,” ujar Burhanuddin, Sabtu (4/4).

Menurut Burhanuddin, kondisi AC diduga akibat kurangnya perhatian dari pihak keluarga. Hal itulah yang mendorongnya untuk bersedia menampung bocah tersebut di rumahnya sendiri sembari menggali informasi lebih lanjut.

“untuk sementara ini saya amankan dulu di rumah, kami cari tahu di mana keberadaan orang tuanya,” tambahnya

Burhanuddin menjelaskan bahwa anak di bawah umur tersebut sebenarnya bukan sosok asing di wilayah Sambaliung. Diketahui, ia pernah tinggal di sekitar area Jalan Sultan, sehingga beberapa warga sempat mengenali wajah AC tersebut.

Hingga saat ini, upaya komunikasi dengan pihak keluarga terus diupayakan. Burhanuddin mengaku telah berkoordinasi dengan mantan tetangga orang tua anak tersebut untuk melacak kontak keluarga inti agar proses pemulangan bisa segera dilakukan.

Berdasarkan informasi terbaru, pihak keluarga dikabarkan sudah berhasil dihubungi melalui perantara warga. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak RT dan warga sekitar masih diminta untuk bersabar menunggu kepastian kedatangan orang tua sang bocah.

“Katanya sih sudah dihubungi keluarganya, disuruh menunggu sabar saja dulu. Mudah-mudahan mereka punya itikad baik untuk segera datang menjemput,” pungkas Burhanuddin. (akti)