TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan berkomitmen untuk terus memoles wajah Kebun Raya Bundayati di Tanjung Selor. Pada tahun 2026 ini, pembangunan akan difokuskan pada penambahan berbagai fasilitas pendukung agar kawasan ini semakin nyaman bagi masyarakat.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, saat membuka Kompetisi Olahraga Tradisional di area Kebun Raya Bundayati, Sabtu (18/4) Ia menegaskan bahwa pemerintah ingin menjadikan kawasan ini bukan sekadar taman hijau, melainkan pusat edukasi dan kebudayaan.

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, Bupati merincikan beberapa poin pembangunan fisik yang menjadi prioritas tahun ini, di antaranya
Sarana Ibadah & Sanitasi: Pembangunan mushola dan sekitar 10 titik toilet umum di berbagai sudut kawasan.

Pelestarian Budaya: Pembangunan rumah adat bagi tiga suku besar untuk memperkuat identitas daerah.Ruang Kreativitas Pembangunan amphitheater (panggung terbuka) untuk pertunjukan seni.
Area Bermain Anak: Pembuatan labirin sebagai sarana ketangkasan dan hiburan anak-anak.

“Tahun ini kita fokus pada peningkatan fasilitas. Kita ingin Kebun Raya Bundayati menjadi ruang interaksi sosial yang lengkap,” ujar Syarwani.

Meski proses pengembangan masih berjalan, Kebun Raya Bundayati terbukti sudah bisa dinikmati warga. Saat ini, kawasan tersebut telah sukses digunakan sebagai lokasi agenda besar, salah satunya Pekan Kebudayaan Daerah 2026.

Bupati berharap, dengan fasilitas yang semakin lengkap, generasi muda memiliki wadah yang representatif untuk menyalurkan bakat, baik di bidang olahraga tradisional maupun seni budaya.

Pesan untuk Pengunjung: Jaga Kebersihan!
Di balik rencana pembangunan besar ini, Bupati Syarwani juga memberikan pesan penting bagi seluruh pengunjung. Ia meminta masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan cara
Tidak membuang sampah sembarangan.

Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat berkunjung.
Menjaga tanaman dan fasilitas yang sudah tersedia.

“Kebun raya ini memiliki fungsi konservasi (perlindungan alam). Jadi, mari kita jaga bersama kebersihan dan kelestariannya agar tetap asri untuk anak cucu kita,” tutupnya. (ADV/Lia)