BERAU — Kebakaran permukiman terjadi di Jalan Manunggal RT 13, Kelurahan Bugis, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Kamis (23/4/2026) pagi. Insiden tersebut menghanguskan sebagian bangunan milik warga bernama Ambo yang diketahui digunakan sebagai toko.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Berau, kebakaran dilaporkan oleh masyarakat sekitar pada pukul 09.05 WITA. Petugas kemudian bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya dalam waktu empat menit, tepatnya pukul 09.09 WITA.

Peristiwa kebakaran ini terjadi di Toko Sinar Sulawesi yang berada di kawasan padat penduduk. Bangunan yang terbakar diketahui merupakan rumah berbahan kayu, sehingga berpotensi mempercepat penyebaran api.

Meski demikian, api berhasil dikendalikan dengan cepat. Proses pemadaman berlangsung sekitar 15 menit hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali.

“Petugas Damkar segera menuju lokasi TKK dan melakukan upaya pemadaman,” jelas Rakhmadi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kab. Berau.

Dalam penanganan kejadian ini, dua unit armada dikerahkan ke lokasi, yakni Unit Dalkarhutla KT 8120 G dan Unit tangki 8.000 liter KT 9911 GM. Sumber air yang digunakan dalam pemadaman berasal dari grondtank di sekitar lokasi.

Selain petugas pemadam kebakaran, penanganan juga melibatkan unsur TNI dan dibantu oleh warga setempat yang turut membantu proses pemadaman api.

Adapun luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 12 meter persegi. Kondisi bangunan dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Dari hasil pendataan, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun, satu kepala keluarga dengan total empat jiwa terdampak akibat insiden tersebut.

Sementara itu, kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih Rp20 juta.

Untuk penyebab kebakaran, petugas menduga api berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Selama proses penanganan, petugas tidak menemukan kendala berarti di lapangan, sehingga pemadaman dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.

Dengan berhasilnya pemadaman dalam waktu singkat, situasi di lokasi kini telah kembali kondusif dan aktivitas warga dapat berjalan seperti biasa.