BERAU — Keberadaan sarang tawon vespa kembali meresahkan warga di Kabupaten Berau. Kali ini, laporan datang dari Kampung Merancang, Kecamatan Gunung Tabur, setelah warga menemukan sarang tawon berukuran besar di sekitar permukiman.
Laporan tersebut diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 18.45 Wita dari seorang warga bernama Saleha. Ia mengeluhkan keberadaan tawon vespa jenis “ban kuning” di sekitar rumahnya yang dinilai membahayakan.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung melakukan koordinasi dan memutuskan evakuasi dilakukan pada malam hari guna meminimalkan risiko serangan tawon.
Staf Umum dan Kepegawaian Disdamkarmat Berau, Fernanda, menjelaskan bahwa tim segera disiapkan setelah laporan diterima.
“Setelah menerima laporan, kami melakukan koordinasi dan memutuskan penanganan dilakukan malam hari agar lebih aman. Tawon vespa ini cukup berbahaya kalau penanganannya tidak tepat,” ujarnya, Sabtu (2/5/26).
Sebanyak 11 personel dikerahkan dalam operasi tersebut, dengan dukungan satu unit mobil peralatan dan satu unit mobil slip on dari Posko Merancang.
Tim tiba di lokasi dan mulai melakukan penanganan sekitar pukul 21.10 Wita, setelah sebelumnya menyiapkan perlengkapan pendukung untuk proses evakuasi.
“Personel langsung melakukan pemusnahan sarang tawon vespa jenis ban kuning yang sudah meresahkan warga,” jelasnya.
Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih satu jam hingga akhirnya sarang tawon berhasil dimusnahkan pada pukul 22.05 Wita.
Fernanda memastikan, seluruh proses berjalan lancar tanpa adanya korban dalam kejadian tersebut.
“Alhamdulillah penanganan berjalan aman dan sarang berhasil dimusnahkan. Tidak ada korban dalam kejadian ini,” tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan sarang tawon berbahaya di sekitar lingkungan, dan tidak mencoba menanganinya sendiri.
“Kami harap masyarakat tidak melakukan penanganan mandiri karena risikonya tinggi. Segera laporkan agar bisa ditangani petugas,” tegasnya.
Disdamkarmat Berau menegaskan akan terus siap siaga dalam menangani berbagai kejadian penyelamatan non-kebakaran, termasuk ancaman dari hewan berbahaya yang dapat mengganggu keselamatan warga.

