SAMARINDA — Persija Jakarta resmi memindahkan laga kandang melawan Persib Bandung ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Keputusan tersebut diambil setelah manajemen Macan Kemayoran kesulitan mendapatkan izin penyelenggaraan pertandingan dengan penonton di wilayah Pulau Jawa.

Ketua Panitia Pelaksana Persija, Ferry Indrasjarief, mengatakan pemilihan Stadion Segiri murni berdasarkan pertimbangan teknis serta kelayakan stadion yang telah lolos verifikasi Liga 1.

“Terima kasih kepada warga Samarinda, pengelola stadion, dan pemerintah daerah karena kami diizinkan bermain di sini. Amanatnya satu, tolong jaga stadion ini dan situasi keamanan Samarinda. Kami harus menjadi tamu yang sopan,” ujar Ferry saat konferensi pers di Samarinda.

Laga Persija kontra Persib dikenal sebagai salah satu pertandingan dengan tensi tertinggi di sepak bola Indonesia. Karena itu, panitia pelaksana menerapkan sejumlah pembatasan demi mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Panitia hanya menyediakan 7.500 lembar tiket untuk pertandingan tersebut. Distribusi tiket juga dilakukan secara terbatas melalui koordinasi dengan kelompok suporter The Jakmania.

Panitia memastikan tidak ada penjualan tiket secara bebas di area stadion guna menghindari membludaknya penonton.

“Kami sudah berkoordinasi terkait pengaturan distribusi tiket. Jadi semuanya lebih terkontrol,” kata Ferry.

Selain pengamanan di dalam stadion, aparat keamanan juga akan memperketat penjagaan di sejumlah titik lain, termasuk hotel tempat menginap pemain Persija maupun Persib.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gesekan antarsuporter di luar area pertandingan.

Sebelumnya, Polresta Samarinda telah menyiapkan ratusan personel gabungan untuk mengawal jalannya laga big match tersebut.

Pertandingan Persija melawan Persib diprediksi menyedot perhatian besar pecinta sepak bola nasional meski digelar jauh dari basis utama kedua tim di Pulau Jawa.