BERAU – Upaya menarik minat generasi muda ke sektor pertanian mulai dilakukan Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kabupaten Berau. Melalui kegiatan Sekolah Tani Muda I yang dirangkai dengan pelantikan pengurus anak cabang (PAC), organisasi tersebut mencoba membangun jaringan petani muda hingga tingkat kecamatan.
Pelantikan pengurus PAC PTI Berau untuk masa bakti 2026–2031 dilakukan berdasarkan surat keputusan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PTI Kalimantan Timur yang ditetapkan di Balikpapan pada 4 Mei 2026. Dari 13 kecamatan di Berau, sebanyak 10 PAC telah terbentuk dan resmi dilantik.
Beberapa pengurus yang dilantik di antaranya Ketua PAC Gunung Tabur Juli Yato, Ketua PAC Tanjung Redeb Sandi Gunawan, Ketua PAC Sambaliung Salman, Ketua PAC Tabalar Jekie Mansah, hingga Ketua PAC Kelay Ilham Batadiah. Selain itu, turut dilantik pengurus PAC Batu Putih, Biduk-Biduk, Pulau Derawan, Segah, dan Kalisayan.
Ketua Umum DPC PTI Kabupaten Berau, Dwi Rizky Ananda, mengatakan pembentukan kepengurusan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat keterlibatan anak muda dalam sektor pertanian. Menurutnya, selama ini pertanian masih dipandang sebagai pekerjaan yang kurang diminati generasi muda.
“Masih banyak yang menganggap pertanian itu identik dengan lumpur dan pekerjaan berat. Padahal sektor ini juga punya peluang besar di bidang agribisnis dan pengembangan usaha,” 7.
Ia menyebut PTI Berau juga mulai menyiapkan sejumlah program lanjutan, termasuk kerja sama dengan Polres Berau dan Kodim 0902/Berau terkait pengembangan ketahanan pangan. Selain itu, PTI mulai mencoba budidaya padi gogo varietas Timpago yang dinilai lebih cocok dengan kondisi geografis Berau.
Menurut Dwi, varietas tersebut memiliki masa tanam lebih singkat dibanding padi gunung pada umumnya. Uji coba penanaman yang dilakukan di wilayah pesisir disebut menunjukkan hasil yang cukup baik dan akan dikembangkan lebih luas melalui demplot pembibitan bersama pemerintah maupun pihak swasta.
Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi kepemudaan, perusahaan swasta, hingga pelajar sekolah kejuruan pertanian di Berau.

