TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara mulai melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca kebakaran yang melanda Kantor Bupati Bulungan pada Rabu malam (20/5).
Untuk memastikan penyebab kebakaran terungkap secara akurat, kepolisian mendatangkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Jawa Timur guna melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi kejadian.
Tim Labfor bersama personel kepolisian melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah bagian bangunan yang terdampak kebakaran.
Area yang menjadi fokus pemeriksaan di antaranya ruang kerja Bupati hingga beberapa bagian gedung lain yang ikut terdampak kobaran api. Proses investigasi direncanakan berlangsung selama dua hari.
Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy turun langsung memantau jalannya olah TKP yang mulai dilakukan hari ini Kamis (21/5) di lokasi kebakaran. Menurutnya, langkah menghadirkan tim forensik dilakukan untuk memperoleh hasil penyelidikan yang objektif dan berbasis pembuktian ilmiah.
“Hari ini kita mulai olah TKP dan melibatkan tim Labfor dari Jawa Timur yang baru tiba di Bulungan besok Jumat (22/5) untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa sementara kerugian material masih dalam proses pendataan dan perhitungan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut ditambah Kapolda Kaltara, bahwa dalam pelaksanaan olah TKP, personel dari Polresta Bulungan bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kaltara bekerja sama melakukan pengamanan lokasi sekaligus mendukung proses identifikasi yang dilakukan tim Laboratorium Forensik.
Sebagai informasi bahwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.30 WITA tersebut sempat mengundang perhatian masyarakat karena api terlihat membakar sejumlah bagian bangunan kantor pemerintahan.
Dimana petugas pemadam kebakaran bersama aparat gabungan bergerak cepat melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke area lainnya.
Lalu setelah proses pemadaman dilakukan, petugas melanjutkan tahap pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang masih aktif. Seluruh rangkaian penanganan di lokasi dilaporkan selesai sekitar pukul 12.00 WITA.
Kapolda juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah tersebut. Ia meminta masyarakat menunggu hasil resmi dari proses penyelidikan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan tim Laboratorium Forensik. Sementara itu, aktivitas pemerintahan di lingkungan Kantor Bupati Bulungan diperkirakan akan menyesuaikan dengan kondisi pasca kejadian sambil menunggu proses penanganan dan evaluasi lebih lanjut.
“Kami ingin memastikan penyebab kebakaran diketahui secara ilmiah dan menyeluruh agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.” pungkasnya. (Lia)

