TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh petugas gabungan serta relawan yang telah berjuang memadamkan kebakaran hebat di Kantor Bupati Bulungan pada Rabu malam (22/5).

Peristiwa kebakaran tersebut meninggalkan duka bagi jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat Kabupaten Bulungan. Kobaran api yang besar melahap gedung utama kantor bupati hingga ruang pertemuan, sehingga sebagian bangunan mengalami kerusakan parah.

Api yang terus membesar pada malam kejadian membuat suasana mencekam. Namun di tengah situasi tersebut, para petugas pemadam kebakaran bersama unsur BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat bahu-membahu berupaya memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan lainnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah tersebut menjadi pukulan berat bagi Pemerintah Kabupaten Bulungan karena kantor tersebut merupakan pusat pelayanan dan aktivitas pemerintahan sehari-hari.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan, Risdianto, mengatakan peristiwa kebakaran itu merupakan ujian berat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Musibah kebakaran yang melanda Gedung Kantor Bupati Bulungan adalah sebuah pukulan dan ujian yang berat bagi kami semua. Tempat kami sehari-hari bekerja dan mengabdikan diri kepada masyarakat kini menyisakan puing-puing duka. Sedih, tentu saja,” ujarnya.

Namun demikian, di balik musibah tersebut, Risdianto mengaku melihat semangat kebersamaan dan gotong royong yang luar biasa dari seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemadaman.

“Kami menyampaikan apresiasi tertinggi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada rekan-rekan Damkar, BPBD, TNI, Polri, para relawan, serta seluruh masyarakat yang tanpa lelah membantu memadamkan api sehingga dampak yang lebih luas berhasil diminimalisir,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa pelayanan publik dan roda pemerintahan di Kabupaten Bulungan tetap berjalan seperti biasa meskipun kantor utama mengalami kebakaran.

“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan, kami mohon doa dan dukungannya. Kami memastikan pelayanan publik dan roda pemerintahan tetap berjalan tanpa hambatan. Musibah ini menjadi momentum bagi kita semua untuk bangkit lebih kuat,” tutup Risdianto. (adv/Lia)