BERAU, it-news.id – Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di area luar pabrik PT Kertas Nusantara di kawasan Mangkajang, Kabupaten Berau, Rabu (29/7) pagi. Informasi awal yang beredar menyebutkan ledakan diduga berasal dari area kapur buangan dan diikuti kebakaran. Sementara informasi lain menyebut bangunan yang terbakar merupakan gudang bekas kontraktor. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kejadian maupun informasi terkait korban masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Dinas Pemadam Kebakaran Berau, Azkar, membenarkan adanya peristiwa ledakan tersebut. Namun, ia menegaskan lokasi kejadian berada di luar area utama pabrik dan pihaknya belum dapat memberikan informasi lebih rinci karena lokasi berada dalam wilayah manajemen perusahaan.

“Iya benar, lokasinya di wilayah Mangkajang. Kejadiannya memang di luar area pabrik, agak jauh dari pabrik PT Kertas Nusantara,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (29/07/2026)

Azkar mengatakan pihak Damkar belum memperoleh kronologi lengkap karena belum memiliki akses masuk ke lokasi kejadian. Menurutnya, seluruh informasi masih menunggu dari pihak perusahaan maupun pengelola lokasi.

“Untuk kronologinya saya belum ada akses. Karena itu wilayah manajemen, kami juga harus mendapat izin untuk masuk. Saat ini kami masih menunggu data dan informasi dari pihak terkait,” katanya.

Ia menjelaskan Damkar sejak awal bersiaga apabila diperlukan bantuan pemadaman atau evakuasi. Namun, hingga saat ini belum ada permintaan bantuan yang masuk.

“Kami menunggu informasi apabila diperlukan bantuan evakuasi atau pemadaman, baru kami meluncur. Ternyata tidak ada permintaan. Informasinya bangunan itu kosong, hanya terbakar, tetapi di dalamnya ada apa kami juga belum mengetahui,” jelasnya.

Terkait penyebab ledakan, Azkar menegaskan pihaknya belum dapat memastikan karena belum dilakukan investigasi.

“Kami belum tahu penyebabnya apa karena belum ada investigasi ke sana. Yang jelas ledakannya memang cukup besar,” ungkapnya.

Meski demikian, Azkar memastikan bahwa peristiwa ledakan tersebut memang benar terjadi pada Rabu pagi.

“Kalau untuk membenarkan kejadiannya, iya memang ada ledakan tadi pagi. Tetapi untuk informasi lebih dalam kami belum bisa memberikan konfirmasi sebelum ada data resmi,” pungkasnya.