SAMARINDA — Keluarga besar Ikatan Alumni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman (IKA FMIPA UNMUL) menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Rudianto Amirta, S.Hut., M.P. atas terpilihnya sebagai Rektor Universitas Mulawarman (UNMUL) periode 2026–2030.
Prof. Rudianto Amirta ditetapkan sebagai Rektor Terpilih UNMUL dalam proses pemilihan yang berlangsung pada Rabu, 30 September 2026. Penetapan tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian tahapan pemilihan yang sebelumnya meliputi penjaringan, penyaringan, penyampaian visi dan misi, hingga pemilihan akhir.
Ketua IKA FMIPA UNMUL, Dr. Mupit Datusahlan, S.Si., M.Sc., mengatakan terpilihnya rektor baru menjadi momentum penting bagi UNMUL untuk melanjutkan pengembangan institusi sekaligus menjawab tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang.
“Atas nama keluarga besar IKA FMIPA Universitas Mulawarman, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Rudianto Amirta, S.Hut., M.P. atas amanah sebagai Rektor Universitas Mulawarman periode 2026–2030,” ujar Mupit. (01/10/2026)
Ia berharap Prof. Rudianto diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah tersebut sehingga mampu membawa UNMUL semakin maju, bermartabat, serta memberikan kontribusi yang lebih luas bagi Kalimantan Timur, Indonesia, hingga dunia.
Dorong Penguatan Akademik, Riset dan Kolaborasi
IKA FMIPA UNMUL berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat berbagai aspek strategis universitas, mulai dari mutu akademik, riset dan inovasi, kualitas sumber daya manusia, tata kelola, hingga perluasan jejaring nasional dan internasional.
Selain itu, UNMUL diharapkan semakin relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan Kalimantan Timur.
Harapan tersebut dinilai sejalan dengan sejumlah gagasan yang sebelumnya disampaikan Prof. Rudianto dalam tahapan pemilihan rektor, antara lain penguatan tata kelola bermartabat, kesejahteraan sivitas akademika, peningkatan kualitas riset dan rekognisi global, kesuksesan mahasiswa, pengabdian yang berkeadilan, serta pengembangan kampus berkelanjutan.
Pemilihan Berakhir, Persatuan Harus Menguat
IKA FMIPA UNMUL juga menilai seluruh rangkaian pemilihan rektor merupakan bagian dari dinamika demokrasi akademik yang perlu diakhiri dengan semangat persatuan.
Perbedaan pilihan selama proses pemilihan merupakan bagian yang wajar dalam sebuah proses demokratis. Namun setelah rektor terpilih ditetapkan, seluruh elemen keluarga besar UNMUL diharapkan kembali bersatu dan bergandengan tangan membangun almamater.
“Pergantian kepemimpinan hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai pergantian figur, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, kesinambungan, dan akselerasi kemajuan Universitas Mulawarman,” demikian harapan IKA FMIPA UNMUL.
Kolaborasi juga diharapkan semakin terbuka dengan melibatkan seluruh fakultas, alumni, mahasiswa, tenaga kependidikan, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, serta berbagai mitra strategis lainnya.
Apresiasi untuk Prof. Abdunnur
Di tengah menyambut kepemimpinan baru, IKA FMIPA UNMUL juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng. atas pengabdian dan dedikasinya selama menjabat sebagai Rektor UNMUL periode 2022–2026.
IKA FMIPA UNMUL menyampaikan terima kasih atas kerja keras, dedikasi, serta kontribusi yang telah diberikan Prof. Abdunnur dalam memimpin universitas selama satu periode.
“IKA FMIPA UNMUL menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Prof. Abdunnur atas dedikasi, pengabdian, kerja keras, dan kontribusinya selama memimpin Universitas Mulawarman. Setiap kepemimpinan memiliki tantangan dan konteks zamannya masing-masing, dan apa yang telah dilakukan selama periode kepemimpinan beliau merupakan bagian penting dari perjalanan panjang UNMUL,” ungkapnya.
IKA FMIPA UNMUL menilai pengabdian di perguruan tinggi tidak berhenti ketika seseorang menyelesaikan masa jabatan struktural. Pengetahuan, pengalaman, jejaring, serta dedikasi yang telah diberikan kepada almamater akan tetap menjadi bagian dari perjalanan sejarah universitas.
Karena itu, berakhirnya masa jabatan rektor bukan berarti berakhir pula pengabdian kepada almamater. Kontribusi dapat terus diberikan dalam berbagai kapasitas dan ruang pengabdian yang berbeda.
Melanjutkan Fondasi, Membuka Babak Baru
IKA FMIPA UNMUL berharap kepemimpinan Prof. Rudianto dapat melanjutkan berbagai fondasi dan tradisi baik yang telah dibangun para pemimpin sebelumnya, sembari menghadirkan inovasi dan terobosan baru sesuai tuntutan zaman.
Sebagai salah satu perguruan tinggi utama di Kalimantan, UNMUL memiliki posisi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, riset, inovasi, lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan di kawasan Kalimantan.
Dalam konteks tersebut, hubungan antara almamater dan alumni dinilai perlu terus diperkuat.
Alumni bukan hanya bagian dari sejarah universitas, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan jejaring, riset, inovasi, pengabdian kepada masyarakat, kewirausahaan, serta memperluas kontribusi UNMUL di tingkat nasional maupun internasional.
IKA FMIPA UNMUL pun kembali menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Rudianto Amirta atas amanah yang dipercayakan kepadanya.
Selamat mengemban amanah, Prof. Rudianto Amirta.
Semoga kepemimpinan periode 2026–2030 membawa Universitas Mulawarman semakin maju, berintegritas, adaptif, berdaya saing, dan semakin kuat dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepada Prof. Abdunnur, IKA FMIPA UNMUL menyampaikan terima kasih dan penghormatan atas seluruh pengabdian serta dedikasi yang telah diberikan bagi Universitas Mulawarman.
Dari alumni untuk almamater.
Bersama menjaga marwah, memperkuat persatuan, dan membangun masa depan Universitas Mulawarman.

