BERAU, IT-NEWS.ID – Perubahan cuaca mulai dirasakan di Kabupaten Berau seiring memasuki periode peralihan musim. Sejumlah wilayah diprediksi mulai mengalami musim hujan pada November 2026, meski intensitas hujan saat ini belum merata.
Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, mengatakan kondisi tersebut merupakan bagian dari masa pancaroba, yakni peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.
Berdasarkan pemetaan BMKG, awal musim hujan di Berau tidak terjadi secara bersamaan. Sebagian wilayah bahkan telah memasuki periode awal musim hujan sejak Oktober Dasarian III, sedangkan wilayah lainnya diperkirakan menyusul hingga November Dasarian II.
Untuk wilayah yang memiliki karakteristik Zona Musim (ZOM) Monsunal-1, sebagian besar Kecamatan Segah dan Kelay masuk dalam kategori tersebut. Ade menjelaskan, pembagian zona musim ditentukan berdasarkan data normal curah hujan di masing-masing wilayah.
“ZOM Monsunal-1 merupakan wilayah yang memiliki musim hujan sepanjang tahun,” jelasnya.
Sementara itu, kondisi hujan yang terjadi saat ini masih bervariasi dengan intensitas ringan hingga sedang. Bahkan, belum seluruh wilayah Kabupaten Berau merasakan turunnya hujan secara merata.
“Curah hujan yang turun belum merata di seluruh wilayah Berau dengan intensitas ringan sampai sedang,” jelas Ade, Senin (2/11/2026).
Memasuki masa peralihan musim, masyarakat juga diminta tidak mengabaikan potensi gangguan kesehatan. Perubahan cuaca dapat memengaruhi daya tahan tubuh, sehingga kebersihan lingkungan perlu menjadi perhatian.
Ade mengingatkan masyarakat untuk rutin membersihkan saluran drainase agar tidak tersumbat. Warga juga disarankan membawa payung atau jas hujan ketika beraktivitas di luar rumah untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang mendadak.
Selain itu, genangan air dan tempat penampungan air perlu diperhatikan karena dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
“Antisipasi penyakit pada periode pancaroba dengan menguras penampungan air dan menutup rapat tempat penampungan air, karena pada periode ini merupakan waktu perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti,” imbaunya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera mengganti pakaian apabila basah akibat hujan serta menjaga kondisi tubuh selama periode pancaroba berlangsung.

