JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil tetap memegang jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM sehingga kini merangkap dua posisi di Kabinet Merah Putih.
Pengangkatan Bahlil sebagai menteri koordinator ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 104/P/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri negara Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Keputusan tersebut dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti dalam prosesi pelantikan.
“Keppres Nomor 104/P/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri negara Kabinet Merah Putih periode tahun 2024-2029,” ujar Nanik saat membacakan keputusan presiden.
Dalam keputusan itu, Bahlil ditetapkan menduduki posisi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
“Mengangkat sebagai menteri dan wakil menteri negara Kabinet Merah Putih dalam sisa jabatan 2024-2029. Satu, Bahlil Lahadalia sebagai Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi,” imbuh dia.
Setelah pembacaan keputusan presiden, Bahlil bersama sejumlah menteri dan pejabat negara lainnya mengikuti pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung Presiden Prabowo.
“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Prabowo, diikuti oleh para menteri dan pejabat.
Bahlil kemudian menandatangani berita acara pelantikan.
Pelantikan kali ini mencakup 18 pejabat di sejumlah posisi pemerintahan. Selain Bahlil, Prabowo melantik Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Posisi Menteri Luar Negeri diisi Arrmanatha Nasir, sedangkan Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian. Jenderal Suyudi Ario Seto dilantik menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia.
Pada jajaran wakil menteri, Drajad Wibowo dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Dua posisi Wakil Menteri Keuangan diisi Nurcholisoh Ibnu Aman dan Lucky Alfirman.
Muhammad Saleh Mustafa dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian dan Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Adapun Komjen Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia.
Prabowo juga melantik Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan dan Komjen Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional.
Sementara itu, Nuzran Joher dipercaya menjadi Ketua Ombudsman Republik Indonesia dengan Radian Syam sebagai Wakil Ketua Ombudsman RI.
Aryanto Wibowo dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Adapun Muhammad Fadil Imran menduduki posisi Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Pengangkatan Bahlil menambah portofolionya di pemerintahan. Sebelum pelantikan ini, ia menjabat Menteri ESDM dan terlibat dalam sejumlah agenda pemerintah di sektor hilirisasi, ketahanan energi, serta transisi menuju energi baru dan terbarukan. (ARD)
Sumber: Kompas.com

