BERAU – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola perpustakaan agar lebih profesional dan mampu memenuhi standar layanan pendidikan, Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Dasar Perpustakaan Tahun 2026.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan. Regulasi tersebut menegaskan pentingnya pengelolaan perpustakaan secara profesional guna menunjang kebutuhan pendidikan dan penelitian.

Asisten III Bidang Administrasi Umum, Hj. Maulidiyah menyoroti peran strategis perpustakaan di era digital sebagai pusat informasi dan ilmu pengetahuan. Ia menilai, kompetensi pengelola menjadi kunci agar perpustakaan tidak sekadar berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, melainkan berkembang menjadi ruang belajar yang inklusif dan menarik.

“Perpustakaan adalah jantung pendidikan. Melalui Bimtek ini, kita berharap para pengelola perpustakaan di sekolah, kecamatan maupun kampung dapat mengelola aset informasi dengan lebih profesional, modern, dan sistematis,” ujarnya dikutip pada Dispusip Berau Jumat (01/05/2026).

Ia juga menegaskan bahwa transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui literasi. Karena itu, standarisasi pengelolaan dari pengadaan, pengolahan hingga pelayanan pemustaka harus terus ditingkatkan.

Dari sisi pelaksanaan, Kabid P3KM Nurseha melaporkan bahwa kegiatan ini melibatkan 39 peserta yang berasal dari berbagai jenjang perpustakaan, mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, perpustakaan kecamatan hingga perpustakaan kampung di Kabupaten Berau.

Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan materi teknis yang mencakup Standar Nasional Perpustakaan (SNP), praktik pengelolaan, klasifikasi dan tajuk subjek, katalogisasi, pengembangan koleksi, pelestarian bahan pustaka, serta peningkatan layanan perpustakaan dengan menghadirkan narasumber ahli.

Melalui pelatihan ini, diharapkan tercipta sistem kerja yang lebih terstandar sehingga perpustakaan mampu menyediakan koleksi yang relevan bagi masyarakat dan pelajar. Pengelolaan yang lebih baik diharapkan turut meningkatkan kenyamanan pengunjung dan berdampak pada peningkatan indeks literasi di Kabupaten Berau.