BERAU – Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa salah satu bangunan sekolah di Jalan Abu-Abu, Gang Soembat, Kelurahan Teluk Bayur pada Rabu (22/04/2026) sore. Kondisi tumbangnya batang pohon yang terjadi di lingkungan SMPN 1 Teluk Bayur ini sempat mengganggu aktivitas warga dan merusak struktur bangunan sekolah.
Laporan mengenai insiden ini pertama kali diterima oleh Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau pada pukul 15.32 WITA dari seorang warga bernama Bapak Suseno. Pohon tersebut dilaporkan tumbang secara mendadak dan langsung mengenai fasilitas pendidikan di lokasi tersebut.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelamatan dan Evakuasi Disdamkarmat Berau, Alimi Zain, mengonfirmasi bahwa penanganan ini dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 15.32 WITA.
“Kami menerima laporan dari Bapak Suseno terkait adanya pohon tumbang yang menimpa fasilitas pendidikan di wilayah Teluk Bayur. Segera setelah laporan masuk, tim langsung melakukan persiapan sarana prasarana dan meluncur ke lokasi,” ujar Alimi Zain saat di konfirmasi.
Tim Rescue tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 16.00 WITA dengan mengerahkan satu unit kendaraan operasional beserta peralatan lengkap.
Sebanyak 9 personel Disdamkarmat diterjunkan untuk melakukan pemotongan dan pembersihan dahan pohon yang menghambat aktivitas di area sekolah tersebut.
Alimi menjelaskan bahwa pohon tersebut tidak hanya mengganggu akses, tetapi juga berdampak langsung pada satu unit bangunan sekolah.
“Kondisinya sempat mengganggu aktivitas warga dan lingkungan sekolah karena posisi pohon yang menimpa bangunan. Namun, berkat kerja sama tim di lapangan serta bantuan dari sekitar 8 orang warga setempat, proses evakuasi berjalan lancar,” tambahnya.
Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih satu jam. Personel di lapangan harus ekstra hati-hati dalam melakukan pemotongan agar tidak menimbulkan kerusakan tambahan pada struktur bangunan sekolah yang terdampak.
“Sekitar pukul 17.15 WITA, personel menyatakan evakuasi telah selesai dilakukan. Kondisi di titik koordinat 2°9’18”, 117°25’22” tersebut kini sudah kembali aman dan kondusif,” jelas Alimi.(akti)

