BERAU – Meningkatnya tren pernikahan sederhana di kalangan generasi Z yang memilih akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) mendorong pihak KUA untuk berbenah dengan menyediakan balai nikah yang lebih rapi dan estetis, agar tetap menghadirkan suasana sakral dalam prosesi pernikahan.
Menanggapi hal tersebut, pihak Kantor Urusan Agama menyebutkan bahwa memang terjadi peningkatan pasangan muda, khususnya gen Z, yang memilih menikah langsung di KUA. Selain dinilai lebih praktis, pilihan ini juga dianggap tidak merepotkan keluarga, baik dari sisi biaya maupun persiapan acara yang biasanya lebih sederhana.
“Ya, memang ada peningkatan pernikahan di KUA oleh gen Z. Kami dari KUA insyaallah sudah menyiapkan dan memfasilitasi ruangan dengan dekorasi sesuai dengan kemampuan dan fasilitas yang ada, jadi masing-masing KUA punya model berbeda,” ujarnya pada saat dihubungi Kamis (23/04/2026).
Upaya memperindah balai nikah ini dilakukan dengan menyesuaikan fasilitas yang dimiliki masing-masing KUA. Beberapa KUA mulai menata ruangan dengan tambahan dekorasi sederhana seperti bunga, kain latar, hingga pencahayaan yang lebih hangat untuk mendukung suasana akad tetap khidmat. Salah satu contohnya terlihat di KUA Sambaliung yang telah menghias balai nikah menggunakan bunga serta pencahayaan lampu berwarna ungu, sehingga memberikan kesan lebih menarik tanpa menghilangkan kesakralan prosesi.
Fenomena ini dinilai sebagai pergeseran gaya hidup generasi muda yang kini lebih mengutamakan esensi pernikahan dibandingkan kemewahan seremoni. Selain itu, kemudahan akses layanan di KUA serta proses yang lebih ringkas juga menjadi pertimbangan pasangan dalam mengambil keputusan tersebut.
“Mungkin anak-anak gen Z pengen yang simpel dan tidak merepotkan keluarga sehingga memilih akad nikah di KUA,” tambahnya.
Dengan adanya peningkatan minat ini, KUA diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk fasilitas balai nikah, agar mampu memberikan kenyamanan sekaligus pengalaman yang berkesan bagi pasangan yang melangsungkan akad nikah.

