BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berencana melakukan penataan ulang kawasan wisata Danau Labuan Cermin di Kecamatan Biduk-Biduk. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mengurai kepadatan di titik wisata utama.
Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan rencana penambahan amenitas serta spot baru agar wisatawan tidak terpusat di satu lokasi.
“Misalkan danau-nya yang ramai, nanti kita arahkan ke spot lain dulu. Itu yang sedang kita siapkan,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengevaluasi bangunan lama berupa plaza pengunjung yang sebelumnya dibangun oleh Dinas PUPR. Kondisi bangunan tersebut saat ini dinilai sudah tidak layak digunakan.
“Kemarin kami sudah koordinasi dengan PUPR. Arahnya lebih baik dihapuskan saja, karena kondisinya sudah tidak layak,” jelasnya.
Ia menyebut, bangunan tersebut sudah lama tidak terawat akibat pandemi COVID-19 dan penutupan kawasan wisata karena isu kemunculan buaya beberapa waktu lalu.
“Sekitar empat tahun tidak terawat. Dua tahun COVID, dua tahun penutupan karena isu buaya. Kayu-kayunya sudah lapuk, jadi tidak bisa dimanfaatkan lagi,” katanya.
Sebagai gantinya, Disbudpar berencana membangun fasilitas baru berupa plaza kuliner atau plaza pengunjung yang lebih representatif.
“Nanti kita bangun amenitas baru, seperti plaza kuliner atau tempat berkumpul yang lebih nyaman untuk pengunjung,” tambahnya.
Selain itu, terkait keamanan kawasan wisata, Samsiah memastikan kondisi Danau Labuan Cermin saat ini sudah aman dari ancaman buaya.
“Kalau buaya sudah tidak ada lagi. Kita juga sudah buat pagar yang sekaligus jadi tracking dan spot selfie, seperti ‘Lovely Berau’ itu,” ujarnya.
Dengan penataan ulang ini, pemerintah daerah berharap pengalaman wisata di Labuan Cermin semakin baik dan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan ke Berau. (atrf)

