BERAU, it-news.id – Tanggapan Bupati Berau terhadap tiga tuntutan yang disampaikan Aliansi Masyarakat Peduli Penegakan Hukum (AMPPH) saat berunjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur masih menjadi perhatian sejumlah pihak.

Pernyataan bupati yang menyebut pihak-pihak yang mengkritik pemerintah sebagai “sirik” memunculkan beragam tanggapan.

Anggota Forum Bersama Untuk Negeri (BUN), Bastian, menilai tanggapan Bupati Berau terhadap tiga tuntutan demonstran Aliansi Masyarakat Peduli Penegakan Hukum (AMPPH) di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur perlu disikapi dengan lebih bijak. Menurutnya, kritik yang disampaikan masyarakat seharusnya mendapat respons yang proporsional, bukan menimbulkan kesan bahwa pengkritik dianggap “sirik”.

Bastian mengatakan dirinya tidak mengetahui secara pasti kondisi saat pernyataan itu disampaikan, apakah merupakan respons spontan atau dipengaruhi situasi tertentu. Namun, ia menilai penyampaian tersebut terkesan kurang memberikan ruang terhadap kritik publik.

“Saya belum tahu juga kondisi saat itu seperti apa, apakah jawaban itu spontan atau bagaimana. Tapi kalau ditanggapi seolah-olah yang mengkritik itu sirik, menurut saya kurang respek. Kritik terhadap pemerintah itu hal yang biasa dalam demokrasi,” ujarnya, Sabtu (25/07/2026).

Menurutnya, yang perlu dijelaskan kepada publik adalah sejauh mana perkembangan penanganan laporan tersebut. Ia mengaku belum mengetahui apakah aksi AMPPH merupakan kelanjutan dari gerakan yang sebelumnya dilakukan KPMKB atau merupakan gerakan yang berbeda.

Bastian berharap pemerintah daerah dapat membangun mekanisme komunikasi yang lebih baik dalam merespons berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Ia menyinggung keberadaan Tim Badan Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) yang dinilai dapat berperan memberikan penjelasan kepada publik apabila kepala daerah tidak memiliki waktu untuk menanggapi setiap polemik yang muncul.

Ia juga menilai situasi pemerintahan daerah saat ini menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran, sehingga diperlukan komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat.

“Masukan dari masyarakat seharusnya direspons secara positif. Saya menganggap apa yang disampaikan kawan-kawan itu merupakan bentuk kecintaan terhadap Berau, sebagai upaya mengingatkan pemerintah daerah. Saya sendiri juga sering mengkritik pemerintah, tetapi ketika ada program yang baik tentu harus didukung,” tutupnya.