BERAU, IT-NEWS.ID – Program Beasiswa Berau Cerdas tahun ini tidak berlanjut ke pencairan tahap kedua akibat efisiensi dan kondisi keuangan daerah. Hingga Kamis (22/10/2026), sebanyak 1.040 pelajar dan mahasiswa telah menerima manfaat dari program bantuan pendidikan tersebut, dengan pencairan yang baru direalisasikan pada September 2026.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Berau, Toto Marjito, menjelaskan, total penerima yang telah mendapatkan pencairan pada September lalu terdiri dari 550 pelajar sekolah dan 490 mahasiswa perguruan tinggi.
Besaran bantuan yang diterima tidak mengalami perubahan. Pelajar memperoleh Rp3 juta per orang, sedangkan mahasiswa menerima Rp4 juta per orang.
“Kalau jumlah yang diterima tidak ada berubah. Masih tetap untuk pelajar Rp3 juta, mahasiswa masih Rp4 juta. Tidak ada yang kita kurangi. Memang seperti itu standarnya,” ungkap Toto.
Meski nominal bantuan tetap, penyaluran Beasiswa Berau Cerdas tahun ini menyesuaikan kondisi anggaran daerah. Toto menjelaskan, kuota penerima mengalami penyesuaian berdasarkan anggaran murni.
“Memang tahun ini berkurang karena sesuai dengan anggaran murni,” jelasnya.
Tidak adanya pencairan tahap kedua berdampak pada calon penerima yang belum mendapatkan bantuan tahun ini. Mereka tidak dapat mengandalkan beasiswa tersebut untuk menunjang kebutuhan biaya pendidikan, terutama bagi pelajar dan mahasiswa yang berharap bantuan itu dapat meringankan pengeluaran sekolah maupun kuliah.
Dengan tidak adanya pencairan tahap kedua, calon penerima yang belum mendapatkan bantuan harus mengandalkan sumber pembiayaan lain untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka.
Di tengah efisiensi dan kondisi keuangan daerah, keberlanjutan program bantuan pendidikan ini bergantung pada kemampuan anggaran pemerintah. Meski nominal bantuan tetap dipertahankan, tidak adanya pencairan tahap kedua membuat manfaat Beasiswa Berau Cerdas tahun ini berhenti pada 1.040 penerima yang telah menerima pencairan.

