BERAU, IT-NEWS.ID – Kebutuhan transportasi di empat wilayah Kabupaten Berau menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub). Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Dishub mengusulkan pengadaan bus umum dan bus sekolah kepada pemerintah pusat. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah usulan tersebut akan direalisasikan.
Kepala Dishub Berau, Hefni, mengatakan kebutuhan bus mencakup wilayah pedalaman, pesisir, kepulauan, dan perkotaan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pihaknya mengusulkan minimal dua unit bus di masing-masing wilayah.
“Bus itu ada dua, bus umum dan bus sekolah. Bus umum itu rata-rata di masing-masing wilayah kita ini terbagi menjadi empat wilayah. Yang pertama pedalaman, kemudian pesisir, kepulauan dan perkotaan. Jadi minimal itu dua-dua bus itu sudah kita usulkan,” jelasnya, Rabu (28/10/2026).
Pengadaan bus tersebut diupayakan melalui bantuan pemerintah pusat karena kondisi efisiensi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) membatasi ruang gerak pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan transportasi.
“Kita menunggu perkembangan dari pemerintah pusat, khususnya kementerian berhubungan. Tapi setidaknya kita sudah berusaha, karena kondisi efisiensi APBD kita, kita berusaha berhubungan di pemerintah pusat,” ujarnya.
Hefni mengungkapkan, Dishub Berau telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Perhubungan dan bertemu jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Dalam waktu mendatang, pihaknya berencana melanjutkan komunikasi dengan bidang Perhubungan Laut.
Ia menjelaskan meski demikian, upaya tersebut belum menghasilkan kepastian bantuan. Belum ada kesepakatan yang memastikan kapan usulan bus tersebut dapat direalisasikan maupun berapa unit yang nantinya akan diberikan pemerintah pusat.
“Belum, belum ada kepastian,” pungkasnya.

