BERAU, IT-NEWS.ID – Kegiatan pelayanan kesehatan Posyandu sempat dihentikan sementara saat kondisi kabut asap menyelimuti wilayah Berau.

Seiring hasil pemantauan kualitas udara yang menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 di sejumlah titik sudah masuk kategori baik Pelayanan Posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kampung Bugis, Kabupaten Berau, kembali dibuka sejak Senin (26/10/2026).

Kepala UPTD Puskesmas Kampung Bugis, dr. Hj. Datik Yuli Darwati, membenarkan pelayanan Posyandu kembali berjalan sejak awal pekan ini.

“Sejak Senin, 26 Oktober, Posyandu sudah kembali dibuka,” ujarnya, saat dikonfirmasi, (31/10/2026).

Dibukanya kembali Posyandu membuat pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan dapat kembali dilaksanakan. Kegiatan ini terutama berkaitan dengan pemantauan kesehatan bayi dan balita yang menjadi salah satu kelompok sasaran pelayanan Posyandu.

Sebelumnya, penghentian sementara kegiatan Posyandu dilakukan di tengah kondisi kabut asap yang berdampak pada kualitas udara. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena bayi dan balita termasuk kelompok yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Dalam panduan kelayakan lingkungan Posyandu yang dipublikasikan Puskesmas Tanjung Redeb, disebutkan bahwa pelaksanaan Posyandu dapat disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing puskesmas.

“Ketentuan tersebut mengacu pada surat edaran Dinas Kesehatan Nomor 440/2558/Kesmas-Promkes, dengan parameter PM2.5 paling tinggi 50 µg/m³,” ujarnya.

Panduan tersebut juga memuat sejumlah ketentuan teknis apabila Posyandu tetap dilaksanakan saat kondisi kualitas udara perlu diwaspadai.