BERAU, ITNews – Setelah resmi dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Berau, Risma Rosehan mulai menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat pengawasan dan penegakan ketertiban umum di Bumi Batiwakkal.
Salah satu fokus yang akan dilakukan yakni meningkatkan intensitas pengawasan serta menambah personel pada sejumlah titik yang dinilai rawan terhadap pelanggaran ketertiban umum.
Risma mengatakan, penguatan pengawasan tidak hanya dilakukan melalui patroli rutin, tetapi juga dengan meningkatkan koordinasi bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait.
“Yang jelas, kami akan meningkatkan pengawasan. Personel juga akan kami tambah di titik-titik yang memang dianggap rawan. Selain itu, kami akan terus bekerja sama dan bersinergi dengan aparat penegak hukum,” ujarnya (5/11/2026).
Sejumlah persoalan yang belakangan menjadi perhatian Satpol PP di antaranya penertiban minuman keras, baliho yang melanggar ketentuan, hingga aktivitas tempat hiburan malam.
Selain itu, fenomena anak-anak di bawah umur yang berjualan di kawasan tepian juga menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian.
Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Risma memastikan pihaknya akan menindaklanjuti setiap isu yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kami akan segera menindaklanjuti isu-isu yang berkembang. Namun, Satpol PP tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, Risma menyebutkan penguatan internal organisasi menjadi salah satu prioritas awal setelah dirinya dipercaya memimpin Satpol PP Berau.
Menurutnya, kegiatan patroli, pengawasan, serta pemetaan titik-titik rawan pelanggaran akan terus ditingkatkan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
Penguatan tersebut diharapkan dapat membuat kehadiran Satpol PP semakin dirasakan masyarakat, terutama dalam merespons berbagai persoalan ketertiban umum yang membutuhkan penanganan cepat.

