BERAU, IT-NEWS.ID – Sebuah arena perjudian sabung ayam taji pisau yang berada di tengah kawasan perkebunan RT 003 Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, dibongkar aparat gabungan, Sabtu (7/11/2026) sore.

Pembongkaran dilakukan oleh personel Polsek Gunung Tabur, Polres Berau, dan Koramil Gunung Tabur setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas perjudian yang diduga berlangsung di lokasi tersebut.

Kapolsek Gunung Tabur, IPTU Alan Firdaus, mengatakan laporan warga diterima petugas sekitar pukul 15.00 WITA. Aparat kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.30 WITA.

Namun, saat petugas tiba di area perkebunan, tidak ditemukan orang di lokasi. Polisi hanya mendapati arena berukuran sekitar 6 x 8 meter yang dilengkapi tenda dan kandang ayam.

“Ketika petugas tiba di lokasi, tidak ada pelaku yang ditemukan. Namun, kami menemukan arena sabung ayam beserta sejumlah fasilitas pendukung yang diduga digunakan untuk praktik perjudian,” ujarnya, Minggu (08/11/2026).

Petugas kemudian membongkar arena tersebut untuk mencegah lokasi kembali digunakan. Dalam kegiatan itu, polisi turut mengamankan lima lembar terpal, masing-masing dua berwarna biru, dua hijau, dan satu berwarna silver.

Dari keterangan warga sekitar, aktivitas sabung ayam taji pisau di kawasan perkebunan tersebut diduga berlangsung rutin setiap akhir pekan, yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Pesertanya disebut tidak hanya berasal dari wilayah Gunung Tabur, tetapi juga dari sejumlah daerah lain, termasuk Tanjung Redeb. Lokasi yang berada jauh dari permukiman diduga dipilih agar aktivitas tersebut tidak mudah diketahui.

Meski arena sudah dibongkar, polisi masih menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk penyelenggara perjudian tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku maupun pihak yang diduga menjadi penyelenggara kegiatan tersebut,” tegasnya.

IPTU Alan mengatakan, pihaknya akan meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat aktivitas perjudian maupun tindak kriminal lainnya.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.