BERAU, IT-NEWS.ID – Kematian ikan di Sungai Segah, Kabupaten Berau, ditemukan terjadi secara spesifik pada satu keramba.
Dinas Perikanan Berau menyebut hasil pemeriksaan sementara mengarah pada kondisi lingkungan di sekitar keramba yang berada di muara buangan limbah rumah tangga.
Kabid Budidaya Dinas Perikanan Berau, Budiono, mengatakan pengambilan sampel ikan dan air dilakukan untuk memastikan penyebab kematian.
Dari hasil pemeriksaan laboratorium dan pengecekan di lapangan, kualitas air sungai secara umum masih berada dalam standar baku mutu.
“dari hasil kegiatan uji laboratorium in situ/ di lapangan kami simpulkan parameter uji kualitas air masih berada pada standar baku mutu kualitas air yang dipersyaratkan,” jelasnya saat dikonfirmasi, Kamis (10/09/2026)
Namun, kondisi berbeda ditemukan pada lokasi keramba yang mengalami kematian ikan. Menurut analisa Diskan, keramba tersebut berada di area muara buangan limbah rumah tangga sehingga ditemukan kondisi DO atau oksigen terlarut dan pH yang rendah.
“kematian ikan masih bersifat spesifik pada 1 karamba dengan analisa karena karamba berada di muara buangan limbah rumah tangga sehingga DO dan pH rendah,” ungkapnya
Ia menjelaskan Untuk dapat membandingkan kondisi kualitas air, Diskan juga mengambil sampel dari lima titik, yakni Sungai Birang, Sambarata, Segah, Singkuang dan Sungai Berau.
Budiono menambahkan, langkah antisipasi juga dilakukan dengan menerbitkan surat edaran terkait mitigasi perubahan kualitas air akibat El Nino kepada para pembudidaya.

