Balikpapan — Kontingen karate Kabupaten Berau menorehkan prestasi dalam National Karate Championship Piala Menteri Pertahanan RI 2026 yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, 1–3 Mei 2026. Dari ajang yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah itu, tim Berau membawa pulang dua medali emas, satu perak, dan dua perunggu.
Dua emas diraih Nadya Mikayla Pambudi pada nomor pra pemula kumite +35 kilogram putri dan Serhan Thariq Ibrahim di nomor usia dini kumite -30 kilogram putra. Satu perak disumbangkan Kevin Bimantara dari kelas pemula kumite +55 kilogram putra. Adapun dua perunggu diraih Allegra Hutagaol (usia dini kumite +35 kilogram putri) dan Nurul Saihan (kadet kumite -52 kilogram putra).
Selain raihan medali, Dojo Kodim Berau juga mencatat posisi peringkat ke-13 dari total 55 kontingen peserta dari seluruh Indonesia dalam klasemen akhir kejuaraan tersebut.
Pelatih Dojo Kodim 0902/BRU, Yurna, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang disiplin dan berkelanjutan. “Alhamdulillah, ini buah dari latihan dan perjuangan anak-anak selama ini. Mereka tampil dengan semangat luar biasa dan mampu memberikan yang terbaik,” kata Yurna, Sabtu, 2 Mei 2026.
Ia menilai hasil ini menjadi modal penting untuk menghadapi kejuaraan di level berikutnya. “Ini awal yang baik untuk melangkah ke level yang lebih tinggi. Anak-anak sudah menunjukkan mental bertanding yang kuat,” ujarnya.
Yurna juga menyampaikan apresiasi kepada pembina dojo serta jajaran pelatih yang terlibat langsung dalam pembinaan atlet. “Kami berterima kasih kepada Bapak Dandim Berau selaku pembina dojo atas dukungan penuh yang diberikan,” katanya.
Ia menambahkan, kontribusi pelatih spesialis turut berperan dalam capaian tersebut. “Terima kasih juga kepada pelatih kumite, Elcardo Hutagaol, dan pelatih kata, Muhammad Dafa, yang telah membimbing atlet dengan maksimal hingga bisa meraih prestasi ini,” ujar Yurna.
Menurut dia, keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembinaan karate di Berau berjalan di jalur yang tepat. Para atlet dinilai memiliki potensi untuk bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
“Berau tidak hanya datang untuk bertanding, tapi membuktikan kualitas. Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang,” kata Yurna.

