BERAU, IT-NEWS.ID – Hasil pengukuran di UPTD Puskesmas Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Kamis (17/9/2026), menunjukkan kualitas udara dalam kondisi “Sangat Tidak Sehat”.
Pengukuran menunjukkan konsentrasi PM2.5 di luar ruangan mencapai 332 µg/m³ pada pukul 08.16 WITA.
Sementara di dalam ruangan, pengukuran pada pukul 08.13 WITA mencatat angka lebih tinggi, yakni 359 µg/m³.
Angka tinggi juga terlihat pada parameter PM10. Konsentrasi PM10 di dalam ruangan tercatat mencapai 1.226 µg/m³, sedangkan di luar ruangan berada pada angka 1.172 µg/m³.
Hasil tersebut menunjukkan kualitas udara yang semakin memburuk dibandingkan dengan hasil pemantauan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau pada 11–12 September 2026.
Dalam laporan DLHK tersebut, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) untuk PM2.5 tercatat 82, PM10 sebesar 98, sedangkan karbon monoksida (CO) berada pada angka 1,24. Berdasarkan klasifikasi ISPU yang digunakan DLHK, nilai 51–100 masuk kategori “sedang”.
Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, saat dikonfirmasi Kamis (17/9/2026), mengatakan pihaknya belum memiliki hasil pemantauan terbaru.
“Belum,” jawabnya singkat.
Ia menyebut DLHK akan kembali melakukan pengecekan kualitas udara pada Jumat (18/9/2026).
“Insyaallah besok,” ujarnya.

