BERAU, IT-NEWS.ID – Pengendara di Kabupaten Berau diimbau berhati-hati saat melintasi sejumlah persimpangan yang lampu lalu lintasnya dilaporkan tidak berfungsi dalam beberapa hari terakhir.
Salah satunya terjadi di persimpangan Jalan Durian dan Jalan Mangga. Kondisi tersebut dikeluhkan pengendara, terutama karena persimpangan itu memiliki arus kendaraan yang cukup padat.
Zara, salah satu pengendara yang kerap melintasi persimpangan tersebut, meminta agar kondisi itu segera mendapat penanganan.
“Ini sih harus segera jadi perhatian, lampu merah mati, pengendara jadi bingung mau jalan atau berhenti. Apalagi di situ kendaraan ramai, jangan sampai menunggu ada insiden dulu baru cepat diperbaiki,” jelasnya, Selasa (3/11/2026).
Keluhan serupa disampaikan pengendara lainnya, Ely. Ia mengaku terganggu saat melintasi persimpangan tersebut karena sempat mendapat klakson dari pengendara lain.
“Sangat terganggu, saya ngegas sedikit diklakson orang,” jelasnya.
Dikonfirmasi terkait kondisi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Hefni, menjelaskan bahwa gangguan pada sejumlah lampu lalu lintas dipengaruhi pemadaman listrik bergilir atau byar pet yang terjadi di Berau.
“Pengaruh pemadaman listrik bergilir (byar pet) PLN, banyak lampu kami bermasalah,” jelasnya.
Hefni mengatakan, saat ini personel Dishub tengah melakukan penanganan terhadap lampu lalu lintas yang mengalami gangguan.
“Tapi ini lagi ditangani personel perhubungan dan di lokasi itu traffic light lumayan lama kondisinya,” ungkapnya.
Selain di persimpangan Jalan Durian dan Jalan Mangga, lampu lalu lintas di perempatan Jalan Teuku Umar dan Jalan H. Isa juga dilaporkan tidak berfungsi.
Hefni menerangkan, sejumlah lampu lalu lintas memang sudah cukup lama dibangun sehingga membutuhkan perbaikan instalasi.
“Iya, sama seperti di perempatan Durian. Pada prinsipnya Dishub berusaha semaksimal mungkin menangani traffic light yang cukup lama pembangunannya sehingga perlu rehab instalasinya, yang sering kena galian akibat kegiatan proyek,” pungkasnya.

