BERAU – Papan peringatan penghentian operasional Tempat Pembuangan Akhir Bujangga tampaknya belum sepenuhnya menghentikan aktivitas pembuangan sampah di lokasi tersebut. Meskipun plang peringatan telah terpasang jelas di area depan, armada pengangkut sampah mulai dari motor roda tiga hingga truk sampah masih terlihat beroperasi dan membuang muatan pada Sabtu (8/8/2026).

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, sampah yang masuk memang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan sebelum diterapkannya kebijakan penghentian. Meskipun demikian, alur pembuangan sampah ke kawasan ini tetap berlangsung secara rutin setiap harinya tanpa penghentian total.

Proses penanganan sampah di titik lokasi saat ini dilakukan dengan metode penimbunan langsung setelah armada menurunkan muatannya. Material sampah yang baru tiba dari berbagai titik penjemputan segera diratakan dan ditimbun guna mencegah tumpukan yang kian menggunung.

Seorang operator armada pengangkut sampah yang berada di lokasi mengonfirmasi bahwa aktivitas penurunan sampah masih berjalan. Menurutnya, meskipun jumlah muatan tidak sebanyak dulu, pembuangan harian tetap diarahkan ke TPA Bujangga.

Foto : Sepanduk Peringatan Penghentian TPA Bujangga Kabupaten Berau
(Dok. it.news.id)

 

“Masih beroperasi aja ini, tapi tidak seperti sebelum-sebelumnya. Agak berkurang, dan sampah yang masuk ini langsung ditimbun,” ujar operator pengangkut sampah di lokasi TPA Bujangga, Sabtu (8/8/2026).

Keberadaan armada yang masih beroperasi ini memicu ketidakpastian mengenai batas waktu efektivitas penghentian TPA Bujangga. Di satu sisi instruksi penghentian sudah terpasang melalui plang resmi, namun di sisi lain pembuangan dari armada roda tiga hingga truk belum dialihkan secara menyeluruh.

Para pekerja dan warga yang berada di area TPA juga mengaku belum menerima kepastian resmi terkait tenggat waktu pengosongan area pembuangan tersebut. Kebutuhan penampungan sampah harian masyarakat diduga menjadi alasan utama aktivitas pembuangan masih terus berlangsung.

Seorang pemulung yang telah beraktivitas di kawasan TPA Bujangga sejak tahun lalu menuturkan bahwa dirinya hanya bisa mengikuti perkembangan situasi di lapangan. Ia menyebut kendaraan pengangkut masih lalu lalang membuang muatan karena fasilitas pengganti belum sepenuhnya siap menampung seluruh beban sampah.

“Saya belum tahu pasti sampai kapan, kita ini pemulung saja. Tapi kendaraan masih terlihat beroperasi membuang sampah ke sini. Kalau tempatnya penuh atau belum siap, ya dibuang masuk ke sini lagi,” kata pemulung TPA Bujangga tersebut.

Kondisi TPA Bujangga yang tetap beroperasi di tengah status penghentian sementara ini memerlukan kejelasan langkah dari dinas dan instansi terkait. Kepastian regulasi dan kesiapan lokasi pengganti menjadi kunci agar pengelolaan sampah di wilayah Berau dapat berjalan tertib tanpa menimbulkan permasalahan lingkungan di kemudian hari.