BERAU — Warga Kampung Batu Putih, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, sempat digegerkan dengan hilangnya seorang nelayan bernama Suriansyah, 47 tahun, yang dilaporkan tak kunjung pulang setelah melaut sejak Sabtu, 23 Mei 2026. Korban akhirnya ditemukan selamat pada Senin siang, 25 Mei 2026, setelah sekitar 36 jam dinyatakan hilang di perairan Batu Putih.

Informasi hilangnya korban pertama kali diterima tim gabungan pada Minggu, 24 Mei 2026 sekitar pukul 11.00 Wita. Sebelum laporan dibuat, saksi bernama Ardiansyah menghubungi istri korban untuk menanyakan keberadaan Suriansyah. Namun, korban ternyata belum kembali ke rumah sejak berangkat melaut sehari sebelumnya sekitar pukul 15.00 Wita.

Ardiansyah kemudian bersama sejumlah nelayan melakukan pencarian ke lokasi yang biasa digunakan korban mencari ikan. Di lokasi tersebut, mereka hanya menemukan perahu dan perlengkapan pancing milik korban tanpa keberadaan Suriansyah.

“Atas temuan itu, pihak keluarga kemudian melapor ke Pos Polairud Batu Putih,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan, Senin, 25 Mei 2026.

Pencarian dilakukan secara gabungan oleh unsur pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, Polsubsektor Batu Putih, Polairud, Koramil, Basarnas, Disdamkarmat Berau, serta masyarakat nelayan setempat.

Sebanyak 31 kapal nelayan, dua speed boat masyarakat, satu rubber boat Basarnas, dan satu speed boat Polairud dikerahkan dalam operasi pencarian. Metode pencarian dilakukan secara visual di sekitar titik ditemukannya perahu korban di koordinat Lat 1.397498 Long 118.445408.

Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan melakukan apel dan briefing pada pukul 09.00 Wita sebelum bergerak ke lokasi sekitar pukul 10.00 Wita dengan radius pencarian sekitar 500 meter dari titik perahu ditemukan.

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 13.47 Wita oleh nelayan setempat dalam keadaan hidup di kawasan pinggiran hutan bakau, tidak jauh dari lokasi perahu miliknya ditemukan.

“Korban langsung dievakuasi menuju pelabuhan posko gabungan SAR Batu Putih untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Rakhmadi.

Sementara itu, perahu beserta perlengkapan milik korban telah diamankan di Pos Polairud Batu Putih. Aparat kepolisian juga masih meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui penyebab hilangnya korban saat melaut.(*)