SAMARINDA – Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan yang difungsikan sebagai rumah tinggal sekaligus warung dan tempat pencucian motor di Jalan Cipto Mangunkusumo RT 04, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kamis (23/7/2026).
Ketua Info Taruna Samarinda (ITS), Jokis, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 10.20 Wita. Setelah menerima informasi, petugas pemadam kebakaran, relawan, dan sejumlah unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.00 Wita atau kurang lebih dalam waktu 40 menit. Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, api tidak sempat meluas ke bangunan lain,” kata Jokis.
Bangunan yang terbakar dihuni oleh satu kepala keluarga (KK) dengan lima jiwa. Kebakaran menghanguskan satu bangunan yang menjadi tempat tinggal sekaligus warung dan usaha pencucian motor.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, pemilik bangunan mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan saat berupaya menyelamatkan barang-barang miliknya.
Menurut Jokis, berdasarkan informasi awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Saat kejadian, kondisi warung dalam keadaan tutup.
“Dugaan sementara berasal dari korsleting listrik. Namun untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian,” ujarnya.
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran dan PMK swasta dikerahkan ke lokasi, dibantu 15 unit mesin pompa portabel milik relawan.
Penanganan kebakaran melibatkan Disdamkar Kota Samarinda, relawan Kota Samarinda, relawan Loa Janan, Tim Medis Emergency Medical Team ITS, Satreskrim Polresta Samarinda, Command Centre 112, PMI Samarinda, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Samarinda Seberang, BPBD Kota dan Provinsi Kalimantan Timur, Satlantas Polresta Samarinda, Dinas Perhubungan Samarinda, Sat Brimob Polda Kaltim, Patroli Beat 110, PLN Samarinda, ORARI, serta Tagana Kota dan Provinsi.
Jokis menambahkan, selama proses pemadaman tidak ditemukan kendala berarti sehingga api dapat segera dipadamkan. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran, sementara nilai kerugian material masih dalam pendataan.

